Menuju konten utama

KAI Siap Bangun Trem Bali Rute Ngurah Rai-Canggu, Siapkan Rp2 T

Kehadiran layanan kereta atau trem diharapkan mampu mengurai kemacetan parah di kawasan wisata selatan Bali.

KAI Siap Bangun Trem Bali Rute Ngurah Rai-Canggu, Siapkan Rp2 T
Direktur Utama PT KAI Bobby Rasyidin menyampaikan keterangan terkait angkutan Natal dan Tahun Baru 2026 saat konferensi Pers di Stasiun Gambir, Jakarta, Selasa (25/11/2025). PT Kereta Api Indonesia (Persero) menetapkan kesiapan penuh menghadapi Masa Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 yang berlangsung 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026 dengan menyediakan kapasitas angkut sebesar 49.635.448 tempat duduk atau meningkat 8,9 persen dibanding tahun sebelumnya serta diskon 30 persen untuk perjalanan kelas Ekonomi Komersial, dengan kuota mencapai 1.509.080 pelanggan untuk 156 KA reguler dan 26 KA tambahan. ANTARA FOTO/Fauzan/sgd
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - PT Kereta Api Indonesia (KAI) siap merealisasikan pembangunan layanan kereta api atau trem di Bali. Proyek yang menelan anggaran lebih dari Rp2 triliun tersebut akan membentang dari Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai hingga kawasan Canggu.

Rencana pembangunan transportasi massal perdana di Pulau Dewata itu dibahas secara langsung oleh Direktur Utama PT KAI, Bobby Rasyidin, saat menghadap Presiden Prabowo Subianto di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (5/11/2026).

"Yang kedua, adalah juga kami menyampaikan program pembangunan untuk kereta di Bali. Layanan kereta api di Bali, fase satunya adalah dari Ngurah Rai ke Utara, ke Kuta, Legian, kemudian Seminyak, dan ujungnya di Canggu. Dua hal itu yang kita bicarakan dengan Bapak Presiden," ungkap Bobby kepada wartawan di kompleks Istana Kepresidenan.

Demi memastikan kelancaran pengerjaan fisik, proyek trem Bali ini akan dibagi ke dalam dua tahapan konstruksi. Bobby menargetkan seluruh rangkaian pembangunan rel hingga operasional memakan waktu dua tahun.

"Kereta Bali atau trem Bali, itu ada dua tahapan juga, tahapan pertama, fase 1 itu dari Ngurah Rai ke Legian, kemudian fase 2 itu dari Legian ke Canggu, itu memakan waktu dua tahun juga," jelasnya.

Untuk menyukseskan proyek infrastruktur transportasi yang diharapkan mampu mengurai kemacetan parah di kawasan wisata selatan Bali tersebut, PT KAI telah menyiapkan alokasi anggaran bernilai triliunan rupiah.

"Kami sampaikan anggaran yang untuk kereta Bali itu sekitar Rp2 triliun lebih," tutup Bobby.

Baca juga artikel terkait PT KAI atau tulisan lainnya dari Mochammad Fajar Nur

tirto.id - Flash News
Reporter: Mochammad Fajar Nur
Penulis: Mochammad Fajar Nur
Editor: Bayu Septianto