Menuju konten utama

Gudang BBM Ilegal di Ogan Ilir Terbakar, 3 Orang Luka Bakar

Gudang BBM ilegal yang berada di Ogan Ilir terbakar dan meledak. Polisi sedang memburu pemilik gudang. Dalam insiden ini, ada tiga orang alami luka bakar.

Gudang BBM Ilegal di Ogan Ilir Terbakar, 3 Orang Luka Bakar
Gudang BBM diduga ilegal terbakar yang menyebabkan tiga orang alami luka bakar di Ogan Ilir, Sumsel, Sabtu (17/10/2026) dini hari. FOTO/Dokumen polisi
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Sebuah gudang diduga tempat penampungan bahan bakar minyak (BBM) ilegal terbakar. Kejadian ini menyebabkan tiga orang mengalami luka bakar dan harus dilarikan ke rumah sakit dalam kondisi kritis.

Gudang BBM ilegal tersebut berada di Desa Lorok, Kecamatan Indralaya Utara, Ogan Ilir, Sumatera Selatan. Peristiwa itu diketahui warga sekitar dengan kondisi api sudah membesar pada Sabtu (17/10/2026), sekitar pukul 03.00 WIB.

Seturut kronologi yang didapatkan Tirto.id, kebakaran diduga berawal kemunculan api yang keluar dari mesin alkon. Api lalu menyambar ke mobil tangki dan terjadi ledakan hebat.

Tiga korban yang sedang bekerja tersambar api yang membuat mereka menderita luka bakar. Mereka adalah Andika Ilham (29), Debi Pratama, dan Apriyadi. Mereka masih menjalani perawatan di rumah sakit.

Gudang BBM Ilegal

Gudang BBM diduga ilegal terbakar yang menyebabkan tiga orang alami luka bakar di Ogan Ilir, Sumsel, Sabtu (17/10/2026) dini hari. FOTO/Dokumen polisi

Kebakaran itu ikut menghanguskan satu unit truk tangki dengan nama lambung PT Petro Artha Indo berkapasitas 16.000 liter, 96 baby tank masing-masing kapasitas 1.000 liter berisi solar yang terbakar, 8 mesin pompa, dan 4 kolam penampungan BBM. Di lokasi kejadian juga ditemukan 17 baby tank yang tidak terbakar.

"Benar, dini hari kemarin terjadi kebakaran di tempat penampungan BBM diduga ilegal, tiga orang alami luka bakar," ungkap Kasatreskrim Polres Ogan Ilir AKP Rio Pranata Tarigan, Minggu (18/10/2026).

Polisi bersama tim Inafis telah melakukan olah tempat kejadian perkara dan memasang garis polisi. Sementara pemilik gudang masih diburu tim Unit Pidsus Satreskrim, termasuk asal BBM tersebut didapatkan dan diedarkan.

"Pemilik gudang masih kita buru, kita gali keterangan saksi-saksi terlebih dahulu," kata Rio.

Rio memastikan akan mengusut tuntas kasus ini. Keberadaan aktivitas penimbunan BBM ilegal juga akan diberantas karena membahayakan keselamatan warga sekitar.

"Kami minta masyarakat yang mengetahui adanya aktivitas seperti itu bisa dilaporkan untuk ditindaklanjuti," kata Rio.

Baca juga artikel terkait BBM atau tulisan lainnya dari Irwanto

tirto.id - Flash News
Kontributor: Irwanto
Penulis: Irwanto
Editor: Ilham Choirul Anwar