tirto.id - Sejumlah saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) memiliki dividen yield di atas tingkat bunga deposito bank. Saham-saham tersebut berasal dari sektor perbankan, telekomunikasi, otomotif, hingga tambang batu bara.
Dividen yield delapan saham tersebut sekitar 8-19 persen, sementara bunga deposito bank berada pada kisaran 2,25-3 persen per tahun.
Sementara itu, tingkat bunga penjaminan Lembaga Penjaminan Simpanan (LPS) bank umum sebesar 3,75 persen.
Saham pertama dengan dividen yield di atas tingkat bunga deposito adalah PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) yang tercatat memiliki harga Rp3.310 dengan dividen yield sebesar 12,93 persen.
Selanjutnya, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) memiliki harga Rp3.140 dengan dividen yield sekktar 10,25 persen.
Kemudian, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) tercatat memiliki harga Rp2.710 dengan dividen yield sebesar 11,16 persen. Sementara itu, PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) memiliki harga Rp1.505 pada 16 Oktober 2026 dengan dividen yield 9,64 persen.
PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) memiliki harga Rp2.010 dengan dividen yield sebesar 10,01 persen. Emiten lain, yakni PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) tercatat memiliki harga Rp2.390 dengan dividen yield sebesar 10,98 persen.
Kemudian, PT Baramulti Suksessarana Tbk (BSSR) memiliki harga Rp5.175 dengan dividen yield 19,43 persen. Sedangkan, PT Astra International Tbk (ASII) memiliki harga Rp4.500 dengan dividen yield 8,09 persen.
Penulis: Muhammad Naufal
Editor: Fadrik Aziz Firdausi
Masuk tirto.id






































