tirto.id - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan membantah narasi viral di media sosial (medsos) soal penghapusan BPJS Kesehatan. Narasi tersebut mengklaim klinik atau apotek Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) bakal menggantikan BPJS Kesehatan.
Kepala Humas BPJS Kesehatan, Rizzky Anugerah, menyebut informasi tersebut tidak benar sebab BPJS Kesehatan adalah badan hukum publik yang dibentuk dengan payung hukum Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2011 tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial.
Sementara penyelenggaraan sistem Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dilandasi Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional.
"Informasi mengenai penghapusan BPJS Kesehatan yang beredar di media sosial tidak benar. Sampai saat ini, Program JKN tetap berjalan dan kami fokus meningkatkan pelayanan," ujar Rizzky dalam keterangannya, Selasa (27/10/2026).
Rizzky menjelaskan, keberadaan BPJS Kesehatan merupakan upaya negara memastikan masyarakat memperoleh perlindungan dan jaminan sosial. Termasuk dalam memenuhi kebutuhan dasar keselamatan.
Keberadaan BPJS Kesehatan, kata dia, memiliki memiliki dasar hukum yang jelas.
"Dalam Pasal 5 dan Pasal 6, undang-undang tersebut mengatur pembentukan BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan beserta penyelenggaraan programnya," terang Rizzky.
Rizzky meminta masyarakat tidak perlu khawatir ataupun terpengaruh oleh kabar yang belum terverifikasi tersebut.
Ia menyatakan, BPJS Kesehatan tetap berfokus memastikan program berjalan sesuai amanat peraturan perundang-undangan.
βDan mengimbau kepada seluruh peserta untuk senantiasa memastikan keaktifan kepesertaan,β kata Rizzky.
Sebagai informasi, narasi tersebut viral di media sosial Threads. Klaim pengunggah narasi itu, menyebut BPJS Kesehatan bakal dihapus dan dialihkan menjadi klinik Kesehatan Koperasi Merah Putih.
"Gila ada kabar BPJS mau dihapus, terus dialihin ke Klinik Kesehatan Koperasi Merah Putih! BPJS itu program terbaik yg pernah Indonesia punya, setara asuransi fasilitas lengkap. Solusi buat rakyat yg sakit dan bikin orang jadi ga takut berobat. Gila-gila koperasi sumpah!," tulis akun tersebut yang dilihat Tirto, Selasa (27/10/2026).
Penulis: Rahma Dwi Safitri
Editor: Mochammad Fajar Nur
Masuk tirto.id

































