tirto.id - Sebanyak 902 jiwa di Banjar Dinas Taman, Desa Seraya, Kecamatan Karangasem, Bali, harus bergantung kepada pendistribusian air bersih dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karangasem. Hal ini akibat kemarau panjang yang dialami sejak awal Oktober sampai hari ini, Jumat (23/10/2026).
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Karangasem, I Made Aditya Sugiharta, menjelaskan setidaknya ada 276 kepala keluarga (KK) yang menerima bantuan air bersih untuk memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari.
"Penyaluran air ada sebanyak 13.000 liter, itu kami lakukan untuk memenuhi kebutuhan warga yang terdampak kekeringan," ungkap Aditya Sugiharta, dikonfirmasi Jumat (23/10/2026) sore.
Warga yang mendapat pengiriman air bersih, sebelumnya mengajukan permohonan langsung ke BPBD Kabupaten Karangasem. Pendistribusian air dilakukan di sejumlah titik tempat penampungan yang berada di Desa Seraya, dengan harapan warga dapat menjangkaunya.
"Sampai hari ini, BPBD Karangasem telah mendistribusikan air sebanyak 59.000 liter," terangnya.
Mengenai pendistribusian air, Aditya Sugiharta mengatakan baru satu desa yang mengajukan permohonan dari Kecamatan Karangasem. Permohonan juga disampaikan dari satu sekolah di Kecamatan Bebandem, Kabupaten Karangasem.
"Hari ini masih ada pendistribusian air bersih ke wilayah yang sama (Desa Seraya) itu ada 13.000 liter. Perkiraan? Mungkin sesuai dengan rilis dari BMKG, dimana awal musim hujan pada bulan November," pungkas Aditya Sugiharta.
Penulis: Ahmad Firizqi Irwan
Editor: Bayu Septianto
Masuk tirto.id

































