tirto.id - Cristiano Ronaldo disebut MARCA memimpin hasil voting Ballon d'Or of All Time (B.O.A.T) yang diadakan jelang penghargaan Ballon d'Or 2026. Sang bintang internasional Portugal mendapatkan 62 persen dari total vote, jauh meninggalkan Lionel Messi yang hanya 13 persen. Bagaimana aturan vote untuk B.O.A.T ini?
Penyelenggara Ballon d'Or punya cara unik untuk merayakan 7 dasawarsa penghargaan pesepak bola terbaik tersebut. Mereka menggelar voting online yang bisa diakses oleh penggemar sepak bola dari belahan dunia mana pun, untuk memastikan siapa yang layak menyabet gelar B.O.A.T versi fans.
Tidak semua pemenang Ballon d'Or bisa diberi vote oleh fans. Hanya para juara yang minimal sudah 2 kali meraih Ballon d'Or yang berhak mendapatkan vote. Tercatat, hanya ada 10 nama legenda.
Mereka adalah Alfredo Di Stefano, Johan Cruyff, Franz Beckenbauer, Kevin Keegan, Karl-Heinz Rummenigge, Michel Platini, Marco Van Basten, Ronaldo Nazario, Cristiano Ronaldo, dan Lionel Messi.
Dari 10 nama tersebut, otomatis fans sepak bola cenderung pada dua nama, Ronaldo dan Messi. Nama CR7 ada di puncak dengan total 62 persen vote, diikuti Lionel Messi dengan 13 persen vote saja.
Apa Itu BOAT Ballon d'Or? Cek Aturan Vote Ronaldo vs Messi
Dalam B.O.A.T Ballon d'Or, meskipun hanya ada 10 nama legenda yang berhak diberi vote, total ada 32 opsi yang diberikan kepada fans. Mengapa demikian? Pasalnya, yang dipilih oleh penggemar bukan cuma nama, tetapi juga tahun performa individual terbaik. Rinciannya adalah sebagai berikut.
| Nama | Jumlah Opsi | Tahun Ballon d'Or yang Bisa Dipilih Fans |
| Lionel Messi | 8 edisi | 2009, 2010, 2011, 2012, 2015, 2019, 2021, 2023 |
| Cristiano Ronaldo | 5 edisi | 2008, 2013, 2014, 2016, 2017 |
| Johan Cruyff | 3 edisi | 1971, 1973, 1974 |
| Michel Platini | 3 edisi | 1983, 1984, 1985 |
| Marco van Basten | 3 edisi | 1988, 1989, 1992 |
| Alfredo Di Stéfano | 2 edisi | 1957, 1959 |
| Franz Beckenbauer | 2 edisi | 1972, 1976 |
| Kevin Keegan | 2 edisi | 1978, 1979 |
| Karl-Heinz Rummenigge | 2 edisi | 1980, 1981 |
| Ronaldo Nazário | 2 edisi | 1997, 2002 |
Sebagai contoh, Lionel Messi. Fans yang hendak memilih La Pulga mesti memilih lagi, di antara 8 Ballon d'Or yang dikoleksinya sejauh ini, mana yang paling layak diberi suara: apakah edisi 2009? Ataukah edisi ketika ia mencetak 91 gol dalam setahun pada 2012? Ataukah justru edisi saat Argentina menang Piala Dunia, yaitu Ballon d'Or 2023?
Media Clarin dari Argentina menyebut, di sinilah letak perbedaan fans Messi dan Ronaldo. Fans La Pulga terpecah votenya ke 8 edisi Ballon d'Or tersebut.
Hal ini terlihat dari posisi Messi versi Ballon d'Or 2012 yang punya 13 persen suara sebagai runner-up dari vote keseluruhan, dan Messi versi Ballon d'Or 2023 yang memperoleh 9 persen vote sebagai peringkat ketiga voting.
Sebaliknya, fans Ronaldo fokus pada satu titik saja, yaitu edisi 2008 ketika CR7 mendapatkan trofi Ballon d'Or pertamanya.
Penggemar sepak bola yang ingin melakukan voting untuk B.O.A.T Ballon d'Or perlu memperhatikan sejumlah aturan dan ketentuan resmi yang telah ditetapkan oleh pihak penyelenggara, Amaury International Team Limited.
Proses pemungutan suara ini terbuka bagi penggemar di seluruh dunia yang telah berusia minimal 18 tahun. Langkah pertama yang harus dilakukan oleh pemilih adalah membuat satu akun resmi di situs ballondor.com. Satu individu hanya diperbolehkan memiliki satu akun saja demi menjaga integritas pemungutan suara.
Berbeda dari voting online pada umumnya, partisipasi dalam B.O.A.T Ballon d'Or ini terikat dengan pembelian produk digital. Setiap kali mengirimkan satu vote, pemilih diwajibkan mengunduh dan membeli sebuah foto digital Ballon d'Or seharga €1 (sekitar Rp17.000) untuk bergabung menjadi anggota resmi Ballon d'Or Community.
Penggemar diperbolehkan memberikan suara lebih dari satu kali (multiple entries), dengan catatan harus membayar €1 pada setiap pengiriman vote yang dilakukan.
Periode pemungutan suara berlangsung terbatas, yaitu mulai 1 Oktober 2026 pukul 09.00 GMT dan resmi ditutup pada 27 Oktober 2026 pukul 22.59 GMT. Seluruh suara yang masuk akan dihitung secara independen, sedangkan vote yang dikirim melebihi batas waktu tersebut otomatis akan didiskualifikasi.
Sebagai bentuk apresiasi, setiap vote sah yang masuk secara otomatis diikutsertakan dalam program undian. Penyelenggara menyediakan hadiah utama berupa 2 tiket masuk ke malam penganugerahan Ballon d'Or edisi 2027.
Pemenang yang terpilih secara acak akan diumumkan pada 28 Oktober 2026 dan dihubungi melalui email. Selanjutnya, pemenang diberikan waktu 7 hari untuk mengonfirmasi klaim hadiah, dengan catatan seluruh biaya perjalanan dan akomodasi menuju lokasi acara menjadi tanggung jawab pemenang secara mandiri.
Apakah Pemenang BOAT Ballon d'Or Berarti Adalah GOAT?
Sebagai catatan, pemenang B.O.A.T Ballon d'Or ini murni merupakan pemenang berdasarkan voting suara penggemar, sehingga sifatnya adalah penghargaan popularitas. Gelar ini punya perbedaan mendasar dari trofi Ballon d'Or yang diberikan setiap tahunnya.
Sistem Penilaian Ballon d'Or resmi ditentukan melalui pemungutan suara oleh panel jurnalis olahraga internasional pilihan dari negara-negara peringkat 100 besar FIFA berdasarkan kriteria prestasi, performa individu, dan fair play sepanjang musim. Sementara itu, B.O.A.T Ballon d'Or terbuka untuk seluruh masyarakat umum dan penggemar secara daring tanpa batasan keahlian analisis sepak bola.
Di samping itu, dalam penghargaan resmi Ballon d'Or, setiap jurnalis memilih daftar peringkat pemain sesuai bobot poin yang didasarkan pada analisis performa dalam semusim. Pada B.O.A.T, pemenang ditentukan murni dari akumulasi jumlah transaksi vote daring (€1 per suara) yang dikirimkan oleh basis pendukung masing-masing pemain.
Terkait status trofi, B.O.A.T merupakan edisi perayaan khusus (peringatan 70 tahun) yang diinisiasi untuk melibatkan komunitas penggemar, bukan bagian dari catatan rekam jejak statistik resmi trofi Ballon d'Or tahunan.
Oleh karena itu, keunggulan Cristiano Ronaldo atas Lionel Messi dalam pemungutan suara BOAT Ballon d'Or ini mencerminkan kekuatan basis penggemar dalam memberikan dukungan pada satu edisi spesifik, dan tidak menyiratkan siapa yang lebih baik untuk penentuan Greatest of All Time (GOAT).
Editor: Iswara N Raditya
Masuk tirto.id

































