Menuju konten utama

4 ASN Ogan Ilir Selamat saat KMP Batumandi Terbakar di Merak

Mereka berencana ke Jakarta untuk melakukan konsultasi dengan Badan Kepegawaian Nasional (BKN) dan Kementerian Dalam Negeri.

4 ASN Ogan Ilir Selamat saat KMP Batumandi Terbakar di Merak
Kapal Motor Penumpang (KMP) Batumandi terbakar sekitar pukul 16.15 WIB, Selasa (20/10/2056). Peristiwa ini terjadi ketika KMP Batumandi berada di alur masuk penyeberangan Merak. (FOTO/Ditjen Perhubungan Laut Kemenhub)
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Sebanyak empat Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Ogan Ilir, Sumatra Selatan, menjadi penumpang KMP Batumandi yang terbakar menjelang bersandar di Pelabuhan Merak, Banten, Selasa (20/10/2026) sore. Mereka selamat dalam insiden itu dan kini telah kembali menjalankan tugas.

Keempat ASN itu merupakan staf Bidang Mutasi Bidang Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Ogan Ilir. Mereka berencana ke Jakarta untuk melakukan konsultasi dengan Badan Kepegawaian Nasional (BKN) dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Kepala BKPSDM Ogan Ilir, Wilson Effendi, bercerita sempat panik mendengar kabar ada kapal terbakar di Pelabuhan Merak. Dia pun ingat dengan empat anak buahnya yang pada hari itu melakukan perjalanan ke Jakarta menggunakan jalur darat.

Wilson berkali-kali mencari kabar mereka namun tak membuahkan hasil. Dia meminta anak buahnya yang lain turut menggali informasi bagaimana nasib keempat ASN tersebut.

Di saat kepanikan tersebut, satu dari empat ASN di kapal tersebut mengirim pesan singkat melalui WhatsApp kepadanya yang mengabarkan kondisinya selamat. Tak lama kemudian, disusul WA dari pegawai lain yang menyebut telah dievakuasi dari kapal tersebut.

Wilson pun merasa lega. Namun, dia berpesan agar empat ASN tersebut tetap menjaga kesehatan dan kembali ke Ogan Ilir dalam keadaan selamat.

"Ada empat ASN kami jadi penumpang kapal itu. Alhamdulillah semuanya selamat dan dalam keadaan sehat-sehat saja," ungkap Wilson Effendi, Rabu (21/10/2026).

Wilson menjelaskan keempat ASN tersebut berangkat dari Ogan Ilir, Selasa pagi. Mereka menggunakan mobil sewaan Pemkab Ogan Ilir yang belum tahu kondisinya saat ini.

Wilson belum mendapat informasi bagaimana keempat anak buahnya itu selamat dan dievakuasi saat kebakaran terjadi. Kata Wilson, dirinya mendapatkan cerita dari anak buahnya yang buru-buru mengamankan berkas-berkas yang dibawa, termasuk laptop, sebelum menyelamatkan diri.

"Terpenting semuanya dalam keadaan selamat dan sehat saja," kata Wilson.

Setelah dilakukan pendataan dan situasi kondusif, empat ASN tersebut melanjutkan perjalanan ke Jakarta untuk menjalankan tugas sesuai rencana.

Baca juga artikel terkait KAPAL TERBAKAR atau tulisan lainnya dari Irwanto

tirto.id - Flash News
Kontributor: Irwanto
Penulis: Irwanto
Editor: Bayu Septianto