Menuju konten utama

Wamensesneg Ungkap Bakal Ada Agenda Penting di Istana Siang Ini

Wamensesneg mengatakan Kapolri hingga Jaksa Agung bakal diundang dalam agenda penting yang digelar di Istana.

Wamensesneg Ungkap Bakal Ada Agenda Penting di Istana Siang Ini
Wakil Menteri Sekretariat Negara (Wamensesneg) Bambang Eko Suhariyanto di Kementerian Hukum, Jakarta Selatan, Kamis (15/10/2026). tirto.id/Auliya Umayna
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Wakil Menteri Sekretariat Negara (Wamensesneg), Bambang Eko Suhariyanto, mengungkapkan bakal ada agenda penting di Istana Negara, Kamis (15/10/2026). Hanya saja, Bambang tak menjelaskan lebih detail agenda yang dimaksud.

"Ada agenda penting," kata Bambang saat menyampaikan pidato dalam Forum Nasional Pembangunan Hukum 2026, di Kementerian Hukum.

Dia mengatakan agenda di Istana hari ini sangat padat sejak pukul 08.00 WIB. Bambang juga menyebut hingga sore nanti akan banyak agenda yang dilaksanakan di Istana Negara.

"Saya mewakili pak Mensesneg yang kebetulan memang hari ini mulai dari jam 8 sampai sore di istana itu penuh acaranya," ucap Bambang.

Bambang berkata Jaksa Agung, ST Burhanudin hingga Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto juga akan diundang dalam agenda di Istana siang ini.

"Jadi, mungkin menteri yang hadir di sini, Jaksa Agung atau Kapolri nanti siang pasti diundang ke istana karena ada agenda penting," tutur Bambang.

Dalam forum nasional yang diadakan Kementerian Hukum ini, turut hadir sejumlah pejabat seperti Kapolri; Jaksa Agung; Menko Kumham Imipas, Yusril Ihza Mahendra; Mendagri, Muhammad Tito Karnavian; Menteri Hukum, Supratman Andi Agtas; dan sejumlah pejabat lainnya.

Forum nasional itu dengan tema 'Orkestrasi Transformasi Tata Kelola Peraturan Perundang-undangan di Era Digital: Mewujudkan Peraturan Perundang-undangan Berbasis Bukti, Adaptif, dan Berdampak'.

Baca juga artikel terkait ISTANA NEGARA atau tulisan lainnya dari Auliya Umayna Andani

tirto.id - Flash News
Reporter: Auliya Umayna Andani
Penulis: Auliya Umayna Andani
Editor: Fransiskus Adryanto Pratama