Menuju konten utama

Wamendagri Bima Arya Tekankan Kolaborasi untuk Operasional KDKMP

Bima Arya menegaskan kolaborasi kepala desa, pengurus koperasi, manajer operasional, dan BUMN menjadi kunci keberhasilan KDKMP.

Wamendagri Bima Arya Tekankan Kolaborasi untuk Operasional KDKMP
Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya saat meninjau lapangan operasionalisasi KDKMP di Desa Cangkuang Wetan, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Kamis (15/10/2026). (FOTO/dok.Kemendagri)
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Bima Arya, menegaskan kolaborasi antara kepala desa, pengurus koperasi, dan manajer operasional menjadi kunci keberhasilan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Sinergi tersebut perlu didukung pemerintah daerah dan badan usaha milik negara (BUMN) untuk menjaga ketersediaan pasokan barang bersubsidi bagi masyarakat.

"Kuncinya di sini adalah kolaborasi antara Pak Kepala Desa, di sini ada Pak Kades, kemudian dengan Ketua Koperasi dan juga manajernya," ujar Bima merujuk keterangan resmi pada Jumat (16/10/2026).

Bima menyebut kolaborasi tiga unsur penggerak koperasi perlu diperkuat dukungan BUMN dan pemerintah daerah. Dukungan tersebut diperlukan untuk memastikan ketersediaan sejumlah komoditas dan layanan bagi warga, mulai dari beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dari Perum Bulog, LPG dari Pertamina, hingga token listrik dari PLN.

Peninjauan dilakukan secara serentak di sejumlah lokasi oleh para menteri dan wakil menteri. Kegiatan ini bertujuan memeriksa kesiapan operasional KDKMP sekaligus memastikan ketersediaan barang dan layanan yang dibutuhkan masyarakat.

Bima juga menegaskan KDKMP tidak dibentuk untuk bersaing dengan toko kelontong maupun minimarket komersial. Menurutnya, koperasi tersebut diarahkan menjadi sarana pemerintah untuk mendukung penyaluran bantuan sosial dan barang bersubsidi agar dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan.

Ia menambahkan, masukan warga akan menjadi bahan evaluasi pelaksanaan KDKMP, terutama terkait kecukupan pasokan dan kualitas pelayanan. Pemerintah akan mengevaluasi operasional koperasi agar dapat disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat di setiap wilayah.

“Nanti pasti kita akan evaluasi untuk kembali memperbaiki untuk suplainya,” pungkasnya.

Dalam rangkaian peninjauan tersebut, Bima mengunjungi empat lokasi, yakni KDKMP Citaman, KDKMP Desa Bojongloa, KDKMP Desa Cangkuang Wetan di Kecamatan Dayeuhkolot, serta KDKMP Desa Padalarang di Kecamatan Padalarang.

(INFO KINI)

Penulis: Tim Media Servis