tirto.id - Trade Expo Indonesia (TEI) 2026 resmi dibuka di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang, Banten. Tahun ini TEI dihadiri belasan ribu pembeli dari 134 negara.
Hal tersebut diungkapkan oleh Menteri Perdagangan, Budi Santoso, ketika menyampaikan laporan penyelenggaraan TEI 2026 di di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Rabu (14/10/2026).
"Hingga saat ini telah terdaftar sebanyak 16.885 buyer, di mana 8.092 merupakan buyer luar negeri yang berasal dari 134 negara," ungkap Budi.
Tahun ini, TEI mengusung tema "The Ultimate Hub for Global Sourcing" yang dirancang untuk mempertemukan langsung para produsen dan eksportir unggulan dengan ribuan pembeli internasional.
Berbagai jenis produk turut ditampilkan di pameran tersebut. Mulai dari produk makanan, minuman, alat dan komoditas pertanian, manufaktur, fashion, kriya, hingga infrastruktur.
Bersamaan dengan pembukaan TEI 2026, Kemendag RI juga memberikan anugerah kepada mereka yang telah membantu meningkatkan nilai ekspor Indonesia. Ada dua penghargaan, yaitu Primaniyarta dan Primaduta dengan tujuh kategori.
"Kami juga memberikan apresiasi berupa penghargaan Primaniyarta kepada para eksportir dan kepala daerah yang berkontribusi pada kinerja ekspor nasional. Sebaliknya, kami juga memberikan apresiasi penghargaan Primaduta kepada mitra internasional, diaspora, dan kepala perwakilan yang berperan aktif dalam mempromosikan produk Indonesia," kata Budi.
Pada kesempatan sama, Menteri Koordinator Bidang Pangan (Menko Pangan), Zulkifli Hasan, mengapresiasi TEI yang sudah berjalan 40 tahun lebih. Ia juga mengungkapkan, ekspor Indonesia kini berkembang dalam bentuk kemitraan baru dengan negara-negara Asia Selatan dan Afrika.
"Memang pasar kita sekarang berkembang ke negara-negara mitra yang baru. Yang kita tidak perkirakan ternyata potensinya luar biasa. Terutama Asia Selatan. Ada Bangladesh, ada Pakistan, ada India. Kemudian kita masuk juga Afrika, Afrika juga banyak," ujarnya.
Menteri Koordinator Hilirisasi dan Transisi Energi, Bahlil Lahadalia, yang mewakili Presiden Subianto, menambahkan TEI 2026 merupakan bukti kesiapan Indonesia memainkan peran krusial dalam rantai pasok global. Dia berharap tahun ini transaksi TEI dapat melampaui capaian tahun-tahun sebelumnya.
"Dengan makin kuatnya daya saing produk nasional, perluasan akses pasar, serta antusiasme para pembeli dan mitra dagang internasional, kita berharap dan optimis bahwa nilai transaksi yang dicapai tahun ini dapat melampaui tahun-tahun sebelumnya," pungkas Bahlil.
Penulis: Mukhtar Abdullah
Editor: Addi M Idhom
Masuk tirto.id

































