Menuju konten utama

Salah, Konferensi Pers Rektor UGM Sebut Jokowi Bukan Alumnus UGM

Konferensi pers Rektor UGM pada Oktober 2022 justru menegaskan status Jokowi sebagai alumnus & menyatakan keyakinan universitas terhadap keaslian ijazahnya.

Salah, Konferensi Pers Rektor UGM Sebut Jokowi Bukan Alumnus UGM
Periksa Fakta Konpers Rektor UGM Soal Jokowi. foto/hotline periksa Fata
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Beredar unggahan di media sosial Facebook mengklaim bahwa rektor UGM menggelar konferensi pers dan menegaskan Joko Widodo bukan alumnus universitas tersebut.

Unggahan tersebut disebarkan oleh akun Facebook “Sartoni Naufal” (arsip) pada Sabtu (24/10/2026). Dalam unggahan tersebut menampilkan foto dari Rektor UGM Prof. Ova Emilia yang diberi balon teks "SAYA HARUS JUJUR KE PUBLIK", digabungkan dengan foto mantan Presiden Joko Widodo.

“GEGER..!! AKHIRNYA REKTOR OVA JUJUR HARI INI. REKTOR TEGAS GELAR KONFERENSI PERS JOKOWI BUKAN ALUMNI UGM..!!??"

Lalu pengunggah juga menuliskan narasi menyatakan Jokowi bukan alumnus UGM dan meminta pendapat warganet,"Jokowi bukan Alumni UGM. Bagaimana menurut kalian ? tulis di kolom komentar ya! #reelsfyp #Jokowi #bukanalumniUGM"

Unggahan tersebut juga menyertakan tautan video YouTube “Sarang Informasi” dengan judul "Gempar ! Hari ini akhirnya terbukti Jokowi bukan alumni UGM?".

Sampai artikel ini ditulis pada Selasa (3/11/2026), unggahan tersebut telah dan masih beredar di media sosial. Ditemukan juga unggahan serupa pada akun Facebook “Pendukung Anies Rasyid Baswedan menuju 2029” yang menunjukkan gambar serupa terkait Rektor UGM menggelar konferensi pers dan menyatakan Jokowi bukan alumnus kampus tersebut disertai dengan gambar wanita di bagian bawah.

Lantas, benarkah Rektor UGM Prof. Ova Emilia menggelar konferensi pers dan menyatakan bahwa Joko Widodo bukan alumnus UGM?

Periksa Fakta Konpers Rektor UGM Soal Jokowi

Periksa Fakta Konpers Rektor UGM Soal Jokowi. foto/hotline periksa Fata

Penelusuran Fakta

Untuk membuktikan kebenaran klaim, Tirto mula-mula menelusuri dengan kata kunci "konferensi pers rektor ugm sebut jokowi bukan alumnus ugm" melalui mesin pencarian Google.

Dari hasil penelusuran tidak ditemukan pemberitaan dari media kredibel maupun keterangan resmi yang membenarkan klaim tersebut. Berdasarkan informasi di situs resmi UGM, Ova Emilia masih menjabat sebagai Rektor UGM per 18 Agustus 2026, saat artikel periksa fakta ini ditulis.

Lebih lanjut, Tirto melakukan penelusuran pada laman resmi UGM untuk menemukan pernyataan resmi dan pemberitaan yang relevan mengenai status akademik Joko Widodo. Hasil penelusuran mengarah pada siaran pers UGM terkait status ijazah Jokowi.

Dalam siaran pers resmi UGM pada 15 April 2025, tidak ditemukan dukungan terhadap klaim bahwa rektor menyatakan Jokowi bukan alumnus universitas tersebut. Universitas Gadjah Mada (UGM) justru menegaskan bahwa Joko Widodo merupakan alumnus Fakultas Kehutanan UGM.

Penegasan tersebut disampaikan dalam audiensi bersama Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA) pada Selasa (15/4). UGM menyatakan Jokowi memulai studi pada 1980 dengan nomor mahasiswa 80/34416/KT/1681 dan lulus pada 5 November 1985.

UGM juga menegaskan posisinya sebagai institusi pendidikan tinggi yang terikat pada peraturan perundang-undangan mengenai perlindungan data pribadi dan keterbukaan informasi publik.

Pernyataan serupa sebelumnya pernah disampaikan oleh Rektor UGM, Ova Emilia, dalam konferensi pers pada 11 Oktober 2022 di Gedung Pusat UGM. Saat itu, ia menegaskan bahwa Joko Widodo merupakan alumnus Program Studi S1 Fakultas Kehutanan UGM angkatan 1980 dan dinyatakan lulus pada 1985.

Rektor Universitas Gadjah Mada, Prof. dr. Ova Emilia, M.Med.Ed., Sp.OG(K)., Ph.D, menegaskan bahwa Presiden Indonesia, Joko Widodo, merupakan alumnus Program Studi S1 di Fakultas Kehutanan UGM angkatan tahun 1980. Presiden Joko Widodo dinyatakan lulus dari UGM pada tahun 1985 sesuai ketentuan dan bukti kelulusan yang dimiliki oleh UGM.

“Atas data dan informasi yang kami miliki dan terdokumentasi dengan baik, kami meyakini keaslian ijazah sarjana Ir. Joko Widodo dan yang bersangkutan benar-benar lulusan Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada,” jelasnya dalam konferensi pers yang berlangsung Selasa (11/10) di Gedung Pusat UGM.

Klarifikasi tersebut disampaikan sebagai bentuk tanggung jawab UGM sebagai institusi penyelenggara pendidikan tinggi kepada para alumninya.

Senada dengan hal tersebut, Dekan Fakultas Kehutanan UGM, Sigit Sunarta, S.Hut., M.P., M.Sc., Ph.D juga mengonfirmasi bahwa ijazah Joko Widodo memang telah sesuai dengan format ijazah dari Fakultas Kehutanan UGM pada waktu itu.

“Kami sudah mencoba melihat format ijazah yang diterima Bapak Jokowi dengan teman satu angkatan yang lulus pada waktu bersamaan, persis format Fakultas Kehutanan dengan tulisan tangan halus. Untuk fakultas lain kami tidak mengetahui secara pasti tapi di Fakultas Kehutanan seragam seperti itu,” paparnya.

UGM kembali menegaskan status akademik Jokowi melalui siaran pers pada 15 April 2025, setelah menerima audiensi Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA) yang meminta penjelasan mengenai ijazah Joko Widodo.

Dalam keterangan tersebut, UGM menyatakan bahwa Jokowi telah menjalani seluruh proses studi sejak 1980 dan lulus pada 5 November 1985.

Keterangan tersebut juga dipublikasikan oleh Fakultas Kehutanan UGM pada 16 April 2025. Dalam publikasi itu, fakultas kembali menyatakan bahwa Joko Widodo merupakan alumnus Fakultas Kehutanan UGM dan mencantumkan nomor mahasiswa 80/34416/KT/1681.

Sejumlah informasi keliru yang mencatut nama Rektor UGM, Ova Emilia dan mengaitkannya dengan status Jokowi sebagai alumnus UGM memang sempat banyak beredar di media sosial. Di antaranya, seperti dilaporkan oleh ANTARA pada 3 Juni 2025.

Menurut ANTARA, pernah beredar video Facebook rektor UGM mengakui ijazah Jokowi palsu. Namun faktanya, dalam video aslinya, Prof. Ova Emilia menyatakan bahwa Jokowi merupakan lulusan Fakultas Kehutanan UGM tahun 1985. Selain itu, Tirto juga pernah menulis artikel Periksa Fakta yang juga mencatut nama Rektor UGM, Ova Emilia, yang mengaitkannya dengan ijazah Jokowo, yaitu pada artikel ini dan ini.

Menanggapi berbagai informasi keliru itu, dalam YouTube Liputan6, Rektor UGM, Ova Emilia, pada Oktober 2022, sempat menggelar konferensi pers terkait gugatan ijazah Presiden Jokowi. Ova memastikan keaslian ijazah Presiden Jokowi sebagai lulusan Fakultas Kehutanan UGM tahun 1985.

Dengan demikian, klaim bahwa rektor UGM menggelar konferensi pers dan menyatakan Joko Widodo bukan alumnus UGM tidak didukung dengan informasi dari media kredibel. UGM melalui pernyataan resminya juga telah berulang kali menegaskan bahwa Joko Widodo merupakan alumnus Fakultas Kehutanan UGM angkatan 1980 dan lulus pada 1985.

Kesimpulan

Berdasarkan hasil penelusuran fakta, unggahan yang mengklaim bahwa Rektor UGM menggelar konferensi pers dan menyatakan Joko Widodo bukan alumnus UGM bersifat salah dan menyesatkan (false and misleading).

Rektor UGM tidak pernah menggelar konferensi pers yang menyatakan Jokowi bukan alumnus UGM. UGM justru berulang kali menyatakan bahwa Jokowi merupakan alumnus Fakultas Kehutanan UGM angkatan 1980 dan lulus pada 1985.

Konferensi pers Rektor UGM pada 11 Oktober 2022 justru menegaskan status Jokowi sebagai alumnus dan menyatakan keyakinan universitas terhadap keaslian ijazahnya.

==

Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id

Baca juga artikel terkait IJAZAH JOKOWI UGM atau tulisan lainnya dari Tim Riset Tirto

tirto.id - Periksa Fakta
Penulis: Tim Riset Tirto
Editor: Tim Riset Tirto