Proses Pencetakan Perdana Surat Suara Pemilu 2019

Petugas melakukan pencetakan surat suara legislatif di Jakarta, Minggu (20/1/2019). tirto.id/Andrey Gromico
Petugas melakukan pencetakan surat suara legislatif di Jakarta, Minggu (20/1/2019). tirto.id/Andrey Gromico
Petugas melakukan pencetakan surat suara legislatif di Jakarta, Minggu (20/1/2019). tirto.id/Andrey Gromico
Petugas melakukan pengecekan kualitas surat suara Pilpres 2019 saat pencetakan surat suara di Jakarta, Minggu (20/1/2019). ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja
Komisioner KPU Ilham Saputra memeriksa surat suara legislatif yang tekah dicetak saat proses pencetakan perdana di Gramedia Printing, di Jakarta, Minggu (20/1/2019). tirto.id/Andrey Gromico
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman (kanan) memeriksa hasil cetak surat suara di PT. Temprina Media Grafika Jalan Raya Sumengko Km 30-31 Wringinanom Gresik, Jawa Timur, Minggu (20/1/2019). ANTARA FOTO/Didik Suhartono
KPU resmi melakukan proses produksi cetak surat suara untuk pemilu serentak 2019 Minggu (20/1/2019).
20 Januari 2019
KPU resmi melakukan proses produksi cetak surat suara untuk pemilu serentak 2019 Minggu (20/1/2019). KPU mencetak 939.879.651 surat suara untuk seluruh Indonesia lewat enam konsorium percetakan. Keenam konsorsium adalah PT Aksara Grafika Pratana (4 lokasi), PT Balai Pustaka (4 lokasi), PT Gramedia (9 lokasi), PT Temprina Media Grafika (11 lokasi), PT Puri Panca Pujibangun (6 lokasi), dan PT Adi Perkasa Makassar (1 lokasi). Dengan total 11 lokasi, KPU memiliki nilai kontrak sebesar Rp. 603.342.100.900,-.Surat suara yang dicetak terdapat lima model, yaitu surat suara presiden dan wakil presiden, surat suara DPR RI, surat suara DPD, surat suara DPRD provinsi, dan surat suara DPRD kabupaten/kota. Proses produksi memakan waktu selama 60 hari dan distribusi sebanyak 10 hari. tirto.id/Andrey Gromico & Antara Foto

DarkLight