Petugas Perusahaan Gas Negara (PGN) memeriksa instalasi gas di pabrik keramik di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (10/12/2018). tirto.id/Andrey Gromico
Petugas Perusahaan Gas Negara (PGN) memeriksa instalasi gas di pabrik keramik di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (10/12/2018). tirto.id/Andrey GromicoPetugas Perusahaan Gas Negara (PGN) memeriksa instalasi gas di pabrik keramik di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (10/12/2018). tirto.id/Andrey GromicoPetugas Perusahaan Gas Negara (PGN) memeriksa instalasi gas di pabrik keramik di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (10/12/2018). tirto.id/Andrey GromicoPetugas Perusahaan Gas Negara (PGN) memeriksa instalasi gas di kawasan Industri di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (10/12/2018). tirto.id/Andrey GromicoPetugas Perusahaan Gas Negara (PGN) memeriksa Metering and Regulating Station (MRS) di kawasan Industri di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (10/12/2018). tirto.id/Andrey GromicoPetugas Perusahaan Gas Negara (PGN) memeriksa instalasi gas di pabrik keramik di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (10/12/2018). tirto.id/Andrey Gromico
Petugas Perusahaan Gas Negara (PGN) memeriksa Metering and Regulating Station (MRS) di kawasan Industri di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (10/12/2018). Pemerintah menugaskan PGN untuk mengembangkan jaringan gas dan infrastruktur pendukungnya di kawasan Kabupaten Bogor, Kota Cirebon, dan Kota Tarakan. Saat ini, PGN telah mengoperasikan infrastruktur pipa gas bumi sepanjang 7.453 km atau setara 80 persen pipa gas bumi hilir seluruh Indonesia. tirto.id/Andrey Gromico
Baca juga artikel terkait GAS PGN atau tulisan lainnya
Kami menggunakan cookie untuk mengumpulkan dan menyimpan informasi tentang interaksi Anda dengan situs web Kami. Kami juga membagikan informasi penggunaan situs Kami oleh Anda dengan mitra iklan dan analitik. Data interaksi tersebut akan Kami gunakan sebagai bahan analisa untuk membuat produk/layanan terbaik sesuai preferensi pengguna.