Menuju konten utama

MMA IMPACT 2026: Memperkuat Kemampuan Pemasar Cetak Nilai Bisnis

MMA IMPACT Indonesia 2026 akan diisi 14 sesi yang membahas pemasaran dan periklanan, sekaligus mempertemukan para pemimpin bisnis senior di Indonesia.

MMA IMPACT 2026: Memperkuat Kemampuan Pemasar Cetak Nilai Bisnis
Poster MMA IMPACT Indonesia 2026 Memperkuat Kemampuan Pemasar Menciptakan Nilai Bisnis. FOTO/dok. MMA
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Marketing + Media Alliance (MMA) Indonesia akan menggelar MMA IMPACT Indonesia 2026 pada Kamis, 5 November 2026, di The Ritz-Carlton Mega Kuningan, Jakarta. Forum pemasaran yang telah berjalan lebih dari satu dekade ini mempertemukan para pemimpin bisnis senior Indonesia, mulai dari chairperson, eksekutif C-level, direktur, pemilik bisnis, pendiri dan co-founder, hingga para pengambil keputusan. Tahun ini, forum mengusung tema yang berangkat dari visi MMA, yaitu "Advancing Marketers’ Ability To Create Value" atau memperkuat kemampuan pemasar dalam menciptakan nilai bagi bisnis.

Forum ini hadir saat pasar periklanan Indonesia memasuki fase pertumbuhan yang berkelanjutan. Pendapatan iklan di Indonesia diproyeksikan mencapai USD 18,9 miliar pada 2030, dengan tingkat pertumbuhan tahunan majemuk (CAGR) lebih dari 8%. Iklan digital menjadi motor utama pertumbuhan tersebut. Pendapatannya diperkirakan naik dari USD 10,7 miliar pada 2025 menjadi USD 16,8 miliar pada 2030, dengan CAGR 9,4%. Dengan proyeksi ini, hampir 90% pasar iklan Indonesia akan berada di kanal digital pada akhir dekade ini.

Agenda MMA IMPACT Indonesia 2026 berfokus pada area yang paling banyak mendorong pertumbuhan tersebut. Melalui 14 sesi, forum ini membahas cara pemasaran menciptakan, mengukur, dan menjaga nilai bisnis, sekaligus menempatkan pemasaran dan periklanan sebagai mesin pertumbuhan perusahaan. Setiap sesi dirancang agar para pemimpin pulang membawa kerangka kerja yang bisa langsung diterapkan di organisasi masing-masing, berdasarkan wawasan berbasis bukti dari para pakar industri.

Berangkat dari keyakinan bahwa pengalaman manusia yang nyata adalah fondasi makna merek yang bertahan lama di ruang kreatif digital, forum ini mendapat kehormatan menghadirkan Irene Umar, Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, sebagai Tamu Kehormatan. Melalui keynote speech bertajuk "The Power Of Human Storytelling In A World Hungry For Meaning," ia akan berbagi wawasan strategis kepada para pemimpin bisnis. Sesi ini mengulas mengapa, di tengah maraknya konten algoritmik dan konten buatan AI, cerita yang berakar pada pengalaman manusia tetap menjadi sumber paling kuat bagi makna merek, loyalitas konsumen, dan pertumbuhan bisnis.

Chief Executive Officer Marketing + Media Alliance (MMA) Global, Greg Stuart, juga akan datang langsung dari New York, Amerika Serikat. Kunjungan ini menjadi tonggak baru keterlibatan MMA dengan industri pemasaran Indonesia sejak MMA Indonesia berdiri pada 2018. Dalam keynote pembuka bertajuk "The Age Of Opinion In Marketing Is Ending," Stuart akan memaparkan bagaimana kecerdasan data, ilmu perilaku (behavioral science), dan analitik prediktif kini menggantikan insting sebagai dasar pengambilan keputusan pemasaran. Menurutnya, pergeseran ini mengubah cara para pemimpin pemasaran menciptakan dan mempertahankan nilai bisnis.

“Kepemimpinan pemasaran yang kuat dimulai dari memahami bagaimana pelanggan benar-benar berperilaku, lalu menggunakan bukti tersebut untuk mengantisipasi apa yang akan mendorong pertumbuhan berikutnya. Para CEO dan CMO Indonesia kini membawa kecerdasan data dan wawasan perilaku konsumen ke dalam keputusan terpenting mereka, sehingga tercipta nilai yang dapat dijelaskan, diulang, dan diperbesar skalanya. Seiring disiplin ini makin mengakar di kawasan, pengalaman Indonesia menawarkan perspektif berharga bagi pasar di seluruh dunia,” ujar Greg Stuart, CEO Marketing + Media Alliance (MMA).

“Pemimpin yang akan membentuk babak berikutnya industri kita adalah mereka yang memandang pemasaran sebagai pendorong nilai perusahaan, serta membangun kapabilitas dan kredibilitas untuk mewujudkannya secara konsisten. Inovasi di media, platform digital, dan perdagangan menunjukkan bahwa nilai yang bertahan lama lahir dari perpaduan teknologi, kreativitas, dan kepercayaan konsumen dalam setiap keputusan bisnis. Dengan semangat inilah kami ingin membawa Indonesia ke level yang lebih tinggi,” kata Sutanto Hartono, Chairperson MMA Indonesia.

“Para pemimpin pemasaran Indonesia memiliki kemampuan luar biasa dalam menerjemahkan ide-ide inovatif menjadi koneksi yang lebih dalam dengan konsumen dan pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan, sehingga menciptakan nilai jangka panjang bagi industri. Pencapaian mereka layak mendapat pengakuan global. Kami berterima kasih kepada para pakar yang hadir untuk berbagi wawasan, pengalaman, dan pelajaran di balik kesuksesan mereka, agar semakin banyak pihak dapat mewujudkan ambisi menjadi dampak nyata,” tutur Shanti Tolani, Country Head dan Board Director MMA Indonesia.

MMA IMPACT Indonesia 2026 akan berlangsung pada 5 November 2026. Bagi para pemimpin pemasaran Indonesia, forum ini menjadi kesempatan untuk menguji asumsi dengan bukti, bertukar pandangan dengan sesama pemimpin industri, dan pulang dengan argumen yang lebih tajam tentang nilai yang diciptakan oleh pemasaran.

Tentang Marketing + Media Alliance (MMA)

Marketing + Media Alliance (MMA) adalah aliansi global nirlaba yang terdiri dari Chief Marketing Officer dan pemimpin pemasaran senior, yang bekerja untuk memajukan kemampuan para pemasar dalam menciptakan nilai. Dipimpin oleh CMO dan didukung oleh seluruh ekosistem pemasaran—termasuk brand, AdTech dan MarTech, media, konsultan, agensi, dan platform—MMA membangun model, kerangka kerja, dan alat berbasis bukti yang divalidasi melalui Think Tank dan Lab multi-tahun bernilai jutaan dolar.

MMA menangani pertanyaan terbesar industri yang belum terjawab—apa yang benar-benar mendorong pertumbuhan, metode pengukuran mana yang bisa dipercaya, bagaimana AI harus dioperasikan secara bertanggung jawab, dan strategi organisasi mana yang meningkatkan kinerja bisnis. MMA menerjemahkan hasil kerjanya menjadi panduan praktis dan alat yang digunakan anggota untuk meningkatkan hasil pemasaran dan memperkuat kemampuan pemasaran dalam menciptakan nilai perusahaan.

Berkantor pusat di New York City, MMA beroperasi di 16 negara di kawasan APAC, Eropa, MEA, LATAM, dan Amerika Utara. MMA mewakili lebih dari 825 anggota korporat dan menyelenggarakan lebih dari 62 konferensi global per tahun, termasuk acara unggulannya di AS: MMA’s POSSIBLE (Miami) dan MMA CMO & CEO Summit.

(INFO KINI)

Penulis: Tim Media Servis