Tjahjo Kumolo

Menteri Kementrian PAN/RB (2019-2024)
Lahir: Surakarta, Kota Surakarta, Jawa Tengah, Indonesia, 1 Desember 1957
Karir
  • Anggota DPR RI Fraksi Golkar (1987-1992)
  • Anggota DPR RI Fraksi PDIP (2009-2014)
  • Menteri Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia (2014-2019)
  • Menteri Kementrian PAN/RB (2019-2024)
Pendidikan
  • SMA Negeri 1 Semarang (1973-1976)
  • S1, Universitas Diponegoro (1979-1985)

Tjahjo Kumolo adalah politikus Indonesia yang menajabat Menteri Dalam Negeri. Tjahjo terpilih menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia periode 2009–2014 dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) dengan wilayah pemilihan Jawa Tengah I dan sekaligus menjadi Ketua Fraksi PDI-P di DPR RI dan juga menjadi anggota Komisi I yang membidangi pertahanan, luar negeri, dan informasi di DPR RI. Dia adalah Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan periode 2010-2015.

Tjahjo sebagai Menteri Dalam Negeri pernah jadi bahan pembicaraan publik di tahun 2015, terkait dengan wacana Anggaran 1 trilyun untuk satu partai politik di Indonesia. Di mana dana itu dialokasikan dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN). Ada Partai yang diam-diam mendukung, tapi ada partai yang dengan gagah menolak wacana ini.  

Tjahjo di tahun 1987 pernah menjadi anggota DPR mewakili Golongan Karya (Golkar) hingga 1992. Pengalaman Tjahjo di pemerintahan sebelum menjadi Menteri Dalam Negeri, di tahun 1995, Tjahjo pernah menjadi anggota tim teknis IDF/Gran Bappenas. Dia terus aktif di Golkar hingga jelang jatuhnya Soeharto. Tjahjo Kumolo baru masuk PDIP 1998. Ketika pamor PDIP meningkat dan jadi partai pemenang setelah reformasi.

Pada 23 Oktober 2019, Presiden Joko Widodo menunjuk Tjahjo Kumolo sebagai Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN/RB) dalam Kabinet Indonesia Maju untuk periode 2019-2024. 

Sentimen Terkini
History Sentimen
Positive
Neutral
Negative
November 2019
Data diambil dari 500 top media online dan 1.137 sentiment publik
75%
8%
17%
Oktober 2019
Data diambil dari 500 top media online dan 3.754 sentiment publik
77%
7%
16%
DarkLight