Syaukani Hasan Rais

Kepala Dinas Pendapatan Pemda Kabupaten Kuta (1992 - 1997)
LahirTenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, Indonesia, 11 November 1948
ProfesiKepala Dinas Pendapatan Pemda Kabupaten Kuta (1992 - 1997)
Karier
  • Bupati Kabupaten Kutai Kartanegara (1999-2005)
  • Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Kartanegara (1997-1999)
  • Kepala Dinas Pendapatan Pemda Kabupaten Kuta (1992-1997)
Pendidikan
  • Sarjana Fakultas Ekonomi Universitas Jember (1975-1978)
  • Magister Manajemen Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto (1999-2001)

Syaukani Hasan Rais adalah BupatiKutai Kartanegara kaya raya. Dia menggantikan A.M. Sulaiman pada 1999 hingga 2004. Da kembali menjabat sebagai Bupati setelah memenangkan Pilkada Kutai Kartanegara pada tanggal 1 Juni 2005. Ia bersama pasangannya Samsuri Aspar dilantik sebagai Bupati-Wakil Bupati Kutai Kartanegara periode 2005-2010. Jabatan itu tidak lama disandang. Syaukani yang politisi dari Partai Golongan Karya (Golkar), pernah menjabat sebagai ketua Golkar Kalimantan Timur (Kaltim).

Pada 18 Desember 2006, Syaukani ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) karena merugikan negara sebesar Rp 15,36 miliar. Setelah itu Syaukani langsung menjalani perawatan rumah sakit selama sekitar 3 bulan dan tidak kembali ditahan setelah selesai menjalani perawatan. Pada 16 Maret 2007, Syaukani akhirnya dijemput paksa dari Wisma Bupati Kutai Kertanegara di Jakarta untuk menjalani pemeriksaan di KPK.
Syaukani yang lalu dipenjarakan. Namun didiagnosa kena stroke hingga harus dirawat. Stroke itu mendadak sembuh ketika dirinya dinyatakan bebas. Anak Syaukani, Rita Widyasari, berhasil menjadi Bupati melalui Pilkada sejak 2010. Dia terpilih lagi sejak 2016.