Rodrigo Roa Duterte

Lahir Massin, Leyte Selatan, Filipina, 28 Maret 1945
Profesi
Karier
  • Wakil Walikota Kota Davao (1988-1998)
  • Walikota Kota Davao (2001-2010)
  • Presiden Filipina (2016-2022)


Rodrigo “Rody” Roa Duterte atau yang dijuluki Digong, adalah seorang politikus dan pengacara Filipina keturunan Visayan. Duterte adalah salah satu walikota yang paling lama menjabat di Filipina dan merupakan Walikota Kota Davao dengan masa jabatan selama 7 periode atau 22 tahun.

Sejak kecil ia hidup di keluarga yang berlatar belakang politisi. Ayahnya adalah seorang pengacara yang juga menjabat sebagai Gubernur Davao dan Soledad Roa. Selain ayahnya, sepupu dan paman Rodrigo juga menduduki beberapa jabatan penting di Filipina.

Rodrigo Duterte memulai karir politiknya sejak 2 Mei 1986 – 27 November 1987 sebagai Wakil Walikota Davao yang dipimpin oleh Jacinto T. Rubillar. Periode selanjutnya, Rodrigo Duterte menduduki jabatan Walikota Davao pada tahun 1988 hingga 1998.

Selain menduduki jabatan sebagai Walikota, Rodrigo juga pernah menjadi Anggota Dewan Perwakilan Filipina dari distrik ke-1 Kota Davao dari 30 Juni 1998 sampai 30 Juni 2001. Sebagai seorang politisi ulung, Rodrigo memiliki loyalitas terhadap partainya yaitu partai Politik PDP-Laban (Nasional) dan Partai Hugpong Sa Tawong Lungsod di tingkat lokal.

Setelah fokus menjadi pejabat Kota Davao selama 22 tahun, pada 21 November 2015 Duterte mendeklarasikan pengkadidatannya untuk Presiden Filipina dalam pemilihan Presiden 2016. Di usianya yang menginjak 71 tahun, ia menjadi salah satu kandidat yang paling dijagokan oleh publik, walaupun ia terkenal sebagai sosok yang sangat kontroversial.

Menurut data dari lembaga monitor yang diakreditasi pemerintah, PPCRV, perolehan suara Duterte telah berada jauh di atas rival terdekatnya, Mar Roxas, yakni unggul dengan selisih 5,92 juta suara.

Sebagai seorang politisi dengan pengalamannya sebagai seorang pemimpin, Rodrigo dengan segala kerendahan hatinya yang besar, ia mengaku siap menjalankan mandat yang telah diberikan oleh rakyat kepadanya.