Muhamad Arwani Thomafi

Anggota DPR RI
Lahir: Jepara, Jawa Tengah, Indonesia, 21 November 1975
Karir
  • Anggota DPR RI
Pendidikan
  • Universitas Diponegoro

Partai persatuan pembangunan lagi-lagi memboyong wakil rakyatnya yang berasal dari Lasem kekursi DPR RI namun kali ini daerah pilihannya jatuh di Jawa Tengah III. Pemilik nmor anggota DPR 523 ini mengawali pendidikannya di TK Muslimat NU Lasem, dilanjutkan ke MI Annasiriyyah. Kemudian dengan pondasi sekolah agamis sejak kecil maka beliau memilih untuk melanjutkan penidikan menengah pertamanya di SMP Maarif NU.


Seusainya lulus dari SMP beliau langsung melanjutkan ke SMA hanya saja saat itu pilihan beliau tetap sama yaitu bersekolah di lembaga yang memang banyak mengajarkan pendidikan agama daripada mata pelajaran umum, yaitu di MA Futuhiyyah 1 Mranggen, Demak. Selepas dari bangku sekolahan kini beliau merambah ke dunia perkuliahan, menempuh pendidikan di Yogyakarta tepatnya di IAIN Sunan Kalijaga fakultas syariah. Dan akhirnya melanjutkan kan ke Universitas Diponegoro di Semarang mengambil jurusan Magister Hukum.


Selepasnya mengikuti banyak pendidikan di Jawa Tengah beliau mulai terjun ke dunia politik saat itu terpilih menjadi wakil sekretaris umum FPPP DPR RI pada tahun 2009 selama 2 tahun. Kemudian menjadi Kapoksi BURT DPR RI tahun 2009 sampai sekarang. Juga menjabat sebagai anggota Komisi VIII DPR RI sejak 2009 sampai 2011. Dan untuk periode selanjutnya beliau berpindah menjadi anggota ke komisi V DPR RI yang masih berlangsung sampai sekarang sejak tahun 2011.


Di periode 2009-2014 Gus Aang duduk sebagai anggota Komisi VIII DPR RI yang membawahi bidang agama, sosial, dan pemberdayaan perempuan dan bekerja sama dengan beberapa kementerian dan kelembagaan seperti Kementrian Agama, Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan, Komisi Perlindungan Anak Indonesia, dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana, ditambah Badan Urusan Rumah Tangga (BURT). Di 2014-2019, Gus Aang bertugas di Komisi II yang membidangi dalam negeri, otonomi daerah, aparatur negara dan reformasi birokrasi.


Adapun sejumlah organisasi yang pernah beliau singgahi dan menjadi bagian penting disana. Antara lain ialah menjadi ketua DPP PPP dan DPP KNPI. Juga sempat menjadi ketua di gerakan pemuda ka’bah. Menjadi pimpinan IPNU Cabang Lasem dan menjadi ketua umum himpunan mahasiswa IAIN Sunan Kalijaga pada tahun 1996 selama dua tahun.


Bapak pemilik nama Muhamad Arwani Thomafi juga mengemban amanah sebagai wakil sekretaris umum bidang politik DPP PPP dan DPC PPP srta Lajnah Pemenangan Pemilu Legislatif DPP PPP sejak 2006 sampai 2011. Dan organisasi yang masih dibawah naungannya saat ini adalah yayasan alhamdiyah Islamic center di Lasem selaku Pembina sejak tahun 2007, juga sebagai ketua bidang komunikasi dan hubungan media DPP PPP serta DPP KNPI menjabat sebagai ketua sejak 2011 dan masih berlangsung sampai sekarang.


Jika sempat tertuliskan beliau pernah menjadi anggpta DPR RI maka tentu sudah banyak sekali pengalaman yang di dapat selama mengemban amanah tersebut. Masyarakat Indonesia selalu berharap memiliki wakil rakyat yang mampu mempertanggung jawabkan kedudukan sebagaimana mestinya.


Serta mampu menjadi wadah dan merealisasikan aspirasi mereka. Juga banyak sekali masyarakat diluar sana yang merindukan wakil rakyat yang mampu mengemban amanah dengan baik dan nyata. Karena memang sudah banyak kasus yang membuat kepercayaan masyarakat terhadapa petinggi negara mulai hilang.


Namun semoga bapak Arwani ini bersama jajaran anggota DPR RI lainnya mampu membawa Indonesia kepada kehidupan social yang lebih baik lagi. Sebab tidak ada rakyat yang mengharapkan bahwa wakil-wakil yang mereka percaya tidak bisa menggotong tanggung jawabnya dengan baik. Baik di daerah pilihan Jawa Barat maupun di daerah lainnya tentu keinginan mereka tetaplah sama dan semoga Muamad Arwani adalah salah satu anggota DPR yang mampu merealisasikan aspirasi rakyat untuk kesejahteraan di masa yang akan datang.

 

Sentimen Terkini
History Sentimen
Positive
Neutral
Negative
November 2019
Data diambil dari 500 top media online dan 55 sentiment publik
73%
9%
18%
Oktober 2019
Data diambil dari 500 top media online dan 39 sentiment publik
54%
2%
44%
DarkLight