STOP PRESS! Polda Metro Jaya Tangkap Pemilik Situsweb Nikahsirri.com

Mas Tirtodarmo Haryono

Mas Tirtodarmo Haryono

Lahir
Surabaya, 20/01/1924
Profesi
Letnan Jenderal TNI Angkatan Darat (1945-1965)
Agama
Islam
Karier
  • Letnan Jenderal TNI Angkatan Darat (1945-1965)

Letnan Jenderal TNI Anumerta Mas Tirtodarmo Haryono adalah tokoh militer Indonesia yang termasuk salah satu pahlawan revolusi. Haryono menjadi korban dari Gerakan 30 September 1965 yang jasadnya ditemukan di Lubang Buaya dan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata.


Semasa mudanya, Haryono menempuh pendidikannya di ELS kemudian diteruskan ke HBS. Haryono sempat menempuh pendidikan di Ika Dai Gakko (Sekolah Kedokteran masa pendudukan Jepang) di Jakarta namun tidak tamat.


Setelah Indonesia merdeka, Haryono bergabung dengan Tentara Keamanan Rakyat (TKR). DI TKR dia mendapatkan pangkat mayor.


Haryono sempat ditugaskan menjadi  Sekretaris Delegasi RI dalam perundingan dengan Inggris dan Belanda. Haryono juga pernah ditunjuk sebagai sebagai Wakil Tetap pada Kementerian Pertahanan Urusan Gencatan Senjata. Dan ketika diselenggarakan Konferensi Meja Bundar (KMB). Haryono pernah juga ditugaskan di Belanda saat dia menjabat sebagai Atase Mliliter di sana.


Pada 1 Oktober 1965 dini hari, rumahnya didatangi oleh anggota Tjakrabirawa. Haryono ditembak mati dan tubuhnya dibawa ke Lubang Buaya sebelum akhirnya pada 5 Oktober ditemukan di sebuah sumur bekas.



https://id.wikipedia.org/wiki/Mas_Tirtodarmo_Harjono