Mao Zedong

LahirShaoshan, Hunan, 26 Desember 1893
Profesi
Karier
  • Ketua Partai Partai Komunis Tiongkok (1935-1976)
  • Presiden Republik Rakyat Tiongkok (1949-1976)

Mao Ze Dong Presiden Republik Rakyat Tiongkok sejak 1949 hingga 1976, merangkap Ketua Partai Komunis. Mao dikenal dengan program pembangunan ekonomi yang disebut 'Lompatan Jauh Ke Depan,' yang dideklarasikan pada Desember 1957. Rezim Mao memaksa semua pemimpin partai di tingkat provinsi dan lokal memenuhi target produksi besar-besaran yang tidak realistis kepada para petani. Akibatnya, terjadi kemiskinan dan kelaparan massal. Setelah 'Lompatan Jauh Ke Depan' gagal, dan popularitasnya menurun, Mao melancarkan Revolusi Kebudayaan.

Mao mulai berpolitik sejak usia 18 tahun. Dia terlibat revolusi Xinhai 1911 melawan Dinasti Qing. Mao pernah bekerja di Perpustakaan Universitas Beijing, di mana dia banyak membaca. Tahun 1921, Mao adalah salah satu dari pendiri Partai Komunis Tiongkok. Mao baru menjadi Ketua Partai sejak 1935. Dibawah kepemimpinannya, Partai Komunis semakin kuat. Mao, partainya dan Tentara Merah ikut serta melawan kekuatan fasis Jepang di daratan Tiongkok sejak 1937. Pihak Komunis bersatu dengan pihak Nasionalis pimpinan Chiang Kai Shek. Setelah Jepang kalah dan terusir, pecah sengketa antara Nasionalis dengan Komunis pada 1947. Di tahun 1949, komunis berhasil menang dan menekan kaum Nasionalis ke Taiwan.

Pada 1 Oktober 1949, Mao memproklamasikan Republik Rakyat Tiongkok yang dikontrol Partai Komunis. Pemerintahannya tak diakui Amerika. Mao berusaha memperbaiki pendidikan dan kesehatan di Tiongkok. Meski orang nomor satu di pemerintahan dan partai, Mao tak mutlak kekuasaannya seperti Stalin di Uni Sovet.