Maman Imanul Haq

LahirSumedang, Jawa Barat , 12 Agustus 1972
Profesi
Karier
  • Pendiri Pondok Pesantren Al-Mizan
  • Ketua LD-NU
  • Anggota DPR RI
Pendidikan
  • Fakultas Hukum, Univ. Darul Ulim Jombang
  • STIA Majalengka

KH. Maman Imanulhaq Faqih lahir pada tanggal 12 Agustus 1972 di Sumedang, Jawa Barat. Putra dari pasangan Drs. H.Abdurrochim dan Hj. Lalih Halimah ini menempuh pendidikan dasarnya di Ma’had Baitul Arqom, Bandung Selatan, selama enam tahun. Suami dari Upik ini telah memiliki tga orang anak, yaitu Fahma, Hablie, dan Ghaitsa.

KH. Maman Imanulhaq Faqih dikenal sebagai kyai muda yang progresif, toleran, dan mempunyai kualitas spiritual. Saat masa transisi dari Orde Baru ke Reformasi, KH. Maman Imanulhaq Faqih aktif menjadi mubaligh. Ia sering menjadi pengisi acara pengajian di Majelis Ta’lim Hidayatullah Cirebon, Jawa Barat. Ia juga mendirikan pondok pesanter Al-Mizan pada tahun 1998. 

Dibesarkan dengan tradisi Nahdliyin, KH. Maman Imanulhaq Faqih sangat akrab dengan dunia sastra, terutama puisi. Pada tahun 2003, Ia bersama dengan ALIF dan Olimpide Kebudayaan berkeliling dalam kegiatan Syukur Pesisir. Pada bulan Oktober 2003, Ia menjadi pembicara dalam  Kongres Kebudayaan V di Bukittinggi, Sumatera Barat.

Di bulan September hingga Oktober, KH. Maman Imanulhaq Faqih pergi ke Amerika Serikat menghadiri program Inter-religios Dialogue di Ohio University.

Selain itu, H. Maman Imanulhaq Faqih juga aktif dalam kajian pemikiran Islam progressive di Fahmina Institute Cirebon, Akademi Entrepreneur Al-Biruni Ciwaringin Yayasan Pendidikan Seni Nusantara Jakarta, dan TGI (The Grage Institute). Tulisan-tulisan serta puisi religius dari H. Maman Imanulhaq Faqih dapat ditemui di koran dan majalah.

Saat ini H. Maman Imanulhaq Faqih menjabat sebagai Ketua LD-NU serta Pengurus Jamiyyah Thaoriqoh Al-Mu’tabor An-Nahdiyyah. Ia juga mengembangkan  Pesantren Al-Mizan dengan berbagai program, diantaranya Program Out Bond (Pesantren Alam), mengembangkan pengajian Dzikir & Muhasabah, dan merintis Pesantren Budaya dengan Komunitas Gamelan Sholawat “Qi Buyut” sebagai maskotnya.

Dalam bidang politik, H. Maman Imanulhaq Faqih saat ini menjabat sebagai anggota DPR-RI periode 2014-2019. Ia bertugas di Komisi VIII yang membidangi agama, sosial dan pemberdayaan perempuan.