Lalu Muhammad Iqbal

Lahir-
Profesi
Karier
  • Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia dan BHI (PWNI-BHI) Kemlu RI

Nama Lalu Muhammad Iqbal mulai banyak dikenal sebagai Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia dan BHI Kementerian Luar Negeri sejak maraknya kasus penyanderaan beberapa warga negara Indonesia (WNI) di beberapa garis batas perairan antara Indonesia dan Filipina. Adapun beberapa kasus lain yaitu tentang keselamatan para mahasiswa WNI yang berada di Turki ketika negara itu sedang bergejolak dan menimbulkan banyak kerusakan dan korban jiwa. Untuk memastikan keselamatan warga negara Indonesia (WNI) yang sedang berada di luar negeri bukan tugas mudah. Keadaan menjadi tambah pelik apabila di negara tersebut tengah terjadi konflik, seperti yang terjadi di Mesir. Tugas ini kadang membuat Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia (PWNI-BHI) Kemlu RI Lalu Muhammad Iqbal pusing kepala.

Untuk menghilangkan stres, Iqbal memilih melarikan diri dengan menjalani hobi, yaitu memasak dan berkebun. Seperti udara yang dihirup, dua kegemarannya tersebut seakan tidak bisa dilepaskan dari hidupnya. "Memasak untuk menyenangkan orang lain, sedangkan berkebun untuk diri saya sendiri," kata Iqbal. Hobi memasak dimulai sejak kecil. Dulu, kata Iqbal, ia suka bereksperimen memasak. Makanya kini Iqbal Iqbal menerangkan, dari kecil dia suka memasak dan saat ini dia mengaku dapat memasak semua hidangan yang berasal dari Pulau Lombok. "Saya suka membaca buku resep memasak dan suka memasak masakan yang baru. Saya suka memasak pasta untuk anak-anak saya, padahal saya tidak begitu suka makan pasta," katanya. Bila di luar rumah, Iqbal suka berkebun. Dia mengaku suka berkebun karena lingkungan di daerah asalnya di Lombok banyak nuansa sawah dan kebun.

"Saya suka menanam dan merawat tanamanan. Pekarangan rumah saya pun banyak tanaman-tanaman," katanya. Dari sejumlah tanaman, yang paling disuka oleh iqbal adalah tanaman anggrek dan beberapa tanaman bunga lainnya, karena menurutnya dengan melihat warna-warni bunga dapat secara perlahan membuat jiwa dan pikiran menjadi lebih rileks.