Joseph Vissarionovich Stalin

Perdana Menteri Pemerintah Sosialis Uni Sovyet (1941 - 1953)
Lahir Gori, Georgia, 18 Desember 1878
ProfesiPerdana Menteri Pemerintah Sosialis Uni Sovyet (1941 - 1953)
Karier
  • Politbiro Partai Komunis Sovyet (1917-1922)
  • Sekretaris Jendral Komite Pusat Partai Komunis Uni Soviet (1922-1952)
  • Perdana Menteri Pemerintah Sosialis Uni Sovyet (1941-1953)

Stalin alias Iosif Vissarionovich Stalin adalah pemimpin Uni Sovyet yang berkuasa sebagai diktator. Stalin naik sebagai pemimpin setelah menyingkirkan Leon Trotsky. Stalin salah satu dari tujuh anggota pertama Politbiro, ketika Revolusi 1917, bersama Lenin, Zinoviev, Kamenev, Trotsky, Sokolnikov dan Bubnov. Kemudian, Stalin diangkat menjadi Sekretaris Jenderal Komite Sentral partai di 1922. Setelah kematian Vladimir Lenin tahun 1924 melalui kritik Lenin (dalam postscript wasiat), mengkonsolidasikan kekuasaan. Stalin memperluas fungsi perannya dan menghilangkan para oposisi. Stalin tetap menjadi sekjen sampai posisi itu dihapuskan pada tahun 1952. Stalin menjadi Perdana Menteri Uni Soviet dari tahun 1941 hingga meninggal.

Di masa Stalin, Kebijakan Ekonomi Baru diganti dengan Sosialisme di Satu Negara, yang dianggap sistem ekonomi komando yang terpusat. Sistem ini bertentangandengan pandangan Leon Trotsky bahwa sosialisme harus menyebar melalui revolusi internasional terus menerus. Stalin memulai masa industrialisasi dan kolektivisasi dengan memaksa masyarakat agraris menjadi kekuatan industri. Jutaan orang di masa Stalin harus masuk kamp kerja paksa bernama Gulag. Di masa Stalin terjadi bencana kelaparan di Soviet pada tahun 1932-1933, yang dikenal sebagai Holodomor di Ukraina. Kurun waktu 1934 hingga 1939, Stalin mengadakan 'pembersihan massal' di jajaran partai, pemerintah, angkatan bersenjata dan kaum intelektual. Jutaan orang hasil pebersihan itu diklaim Stalin sebagai musuh dari kelas pekerja. Mereka dipenjara, diasingkan bahkan dieksekusi. Sebagian diantaranya tanpa peradilan.

Agustus 1939, Stalin menandatangani pakta non-agresi dengan Nazi Jerman. Jerman tetap saja melakukan invasi besar-besaran ke Uni Soviet pada Juni 1941. Meski harus mengorbankan banyak nyawa, pasukan Soviet berhasil berhasil menahan serangan Nazi, setelah pertempuran Moskow dan Stalingrad. Setelahnya Tentara Merah Uni Sovyet menyerang Jerman hingga ke Berlin pada pertengahan tahun 1945. Setelah perang berakhir, hegemoni Uni Sovyet di Eropa bagian timur menguat. Sovyet juga dijuluki 'Tirai Besi' Stalin meninggal usia 74 tahun di tahun 1952. Kematiannya ini diduga kuat karena diracun oleh komplotan pimpinan Lavrenty Beria.