Ida Fauziyah

Menteri Kementerian Ketenagakerjaan (2019-2024)
Lahir: Mojokerto, Jawa Timur, Indonesia, 17 Oktober 1969
Karir
  • Anggota Komisi VIII DPR RI (2014-2019)
  • Menteri Kementerian Ketenagakerjaan (2019-2024)
Pendidikan
  • S1 IAIN Sunan Ampel
  • S2 Universitas Satyagama

Ida Fauziyah dilahirkan di Mojokerto, Jawa Timur pada 17 Juli 1969. Ia pernah menjadi anggota DPRD Kabupaten Mojokerto selama empat periode. Lingkungan keluarga yang sangat dekat dengan kancah organisasi dan dunia politik ini sangat mempengaruhi perjalanan hidup Ida Fauziyah di masa-masa selanjutnya.

 

Kiprah dalam dunia organisasi dan gerakan terus ia geluti hingga level propinsi. Pada 1993-1996 ia menjadi Wakil Ketua Pimpinan Wilayah IPPNU Jawa Timur. Melalui Konferensi Wilayah IPPNU tahun 1996, ia terpilih menjadi Ketua Pimpinan Wilayah IPPNU Jawa Timur untuk periode 1996-2000. Selesai menjadi pengurus PW IPPNU, ia berkiprah di Fatayat NU Jawa Timur. Meskipun sudah tidak menjadi pengurus IPPNU perhatian dan kecintaannya dengan organisasi pelajar NU itu terus berlanjut dengan menjadi Dewan Pembina Pimpinan Wilayah IPPNU Jawa Timur (2000-2004).

 

Meskipun dunia pendidikan dan gerakan sosial penting bagi perubahan sosial, namun bagi Ida Fauziyah, dunia politik juga merupakan ranah strategis bagi perubahan sosial untuk mewujudkan kemaslahatan publik. Oleh karena itu, Ida berkhidmat di jalur politik dengan bergabung ke partai politik. Partai politik yang dipilihnya adalah Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), sebuah partai yang didirikan oleh PBNU dan menjadi wadah kaum nahdliyin menyalurkan aspirasinya. Ida bergabung dengan PKB pada tahun 1998, sesaat setelah PKB berdiri. Saat itu ia masih aktif di PW IPPNU Jawa Timur. Keaktifan Ida di PKB diawali dengan menjadi pengurus Biro Pemuda DPW PKB Jawa Timur. Lalu ketika PKB membentuk organisasi perempuan, yaitu Pergerakan Perempuan Kebangkitan Bangsa (PPKB) jabatan sekretaris DPW PPKB Jawa Timur pun disandangnya.

 

Sebagai aktivis perempuan, keberadaan dan perannya di PKB sangat menonjol. Oleh karena itu, menjelang Pemilihan Umum 1999, Ida menerima tawaran menjadi calon anggota legislatif untuk tingkat DPR RI mewakili unsur perempuan. Pemilu pertama di era reformasi itu mengantarkannya duduk di Senayan menjadi anggota DPR RI  termuda, yaitu pada usia 28 tahun. Karena usianya paling muda di jajaran anggota parlemen lainnya, Ida didaulat menjadi Pimpinan Sidang Paripurna pertama DPR RI masa bhakti 1999-2004. Inilah pengalaman yang sulit terlupakan oleh perempuan muda dari desa yang baru memasuki kancah politik nasional ini.

Sementara itu di luar fraksi, Ida pernah menjadi Anggota Badan Pekerja MPR RI (2002-2003), Anggota Panitia Anggaran DPR RI (2003-2004), Wakil Ketua Komisi II DPR RI (2004-2009), Wakil Koordinator Grup Kerja Sama Bilateral (GKSB) DPR RI- Parliament of Hungary (2009-2014). Wakil Ketua Badan Legislasi DPR RI (2009-2012), dan lain sebagainya. Pada pertengahan tahun 2012, Ida Fauziyah dipercaya menjadi Ketua Komisi VIII DPR RI, yang membidangi agama, sosial, bencana, perempuan dan anak untuk periode 2012-2014. Saat ini, Ida Fauziyah ditugaskan menjadi anggota Komisi I DPR RI dan anggota Panitia Anggaran DPR RI.

 

Pada tahun 2002 Ida dipercaya menjadi Ketua Dewan Pengurus Pusat Pergerakan Perempuan Kebangkitan Bangsa (PPKB) untuk peridoe 2002-2007. Pad atahun yang sama ia juga menjadi amanah menjadi Sekretaris Lembaga Pemenangan Pemilu DPP-PKB (2002-2007). Sejak tahun 2007, ia menjabat sebagi Ketua Dewan Pengurus Pusat Partai Kebangkitan Bangsa (DPP PKB) hingga sekarang. Kini politisi perempuan ini juga masih dipercaya menjadi  Pembina Dewan Pengurus Pusat Pergerakan Perempuan Kebangkitan Bangsa (PPKB) yang kini berubah nama menjadi Perempuan Bangsa.

 

Pada Pemilu 2004, Ida Fauziyah kembali terpilih menjadi Anggota DPR RI. Kali ini ia mewakili daerah pemilihan Jawa Timur VII yang meliputi Kota Mojokerto, Kabupaten Mojokerto, Kabupaten Jombang, Kabupaten Nganjuk, Kabupaten Madiun, dan Kota Madiun. Pada periode yang kedua ini Ida Fauziyah didaulat menjadi Ketua FPKB DPR RI (2006-2007 & 2009).

 

Pada Pemilu 2009 lagi-lagi Ida Fauziyah terpilih menjadi anggota legislatif dari daerah pemilihan yang sama. Pada periode yang ketiga ini Ida Fauziyah menempati posisi sebagai menjadi Wakil Ketua FPKB MPR RI (2009-2014), dan sekaligus menjadi Penasehat FPKB DPR RI (2009-2014).

 

Pada tahun 2014, Ida terpilih untuk ke empat kalinya menjadi Anggota DPR-RI periode 2014-2019 untuk Dapil Jawa Timur VIII setelah memperoleh 37.251 suara. Kini Ida bertugas menjadi Ketua Komisi VIII DPR-RI yang membidangi agama, perempuan dan sosial. Di 2014-2019, Ida bertugas di Komisi I yang membidangi pertahanan, intelijen, komunikasi dan informatika.

 

Ida Fauziyah pertama kali menjadi Anggota DPR-RI pada tahun 1999 pada usia 29 tahun. Ida didaulat memimpin sidang paripurna DPR-RI masa bakti 1999-2004.

Sentimen Terkini
History Sentimen
Positive
Neutral
Negative
Desember 2019
Data diambil dari 500 top media online dan 413 sentiment publik
87%
1%
12%
November 2019
Data diambil dari 500 top media online dan 1.129 sentiment publik
85%
2%
13%
DarkLight