I Wayan Kusmiantha Dusak

Lahir-
Profesi
Karier
  • Kadiv Administrasi Kanwil Kemenkum HAM Jawa Timur (1991)
  • Kepala LP Watampone (2003)
  • Kadiv Administrasi Kanwil Kemenkum HAM Sulsel (2007)
  • Kadiv Administrasi Kanwil Kemenkum HAM Jatim (2009)
  • Kakanwil Kemenkum HAM Bengkulu (2011)
  • Kakanwil Kemenkum HAM Jabar (2012)
  • Kakanwil Kemenkum HAM Jatim (2014)
  • Direktur Jenderal Permasyarakatan Kementerian Hukum dan Hukum dan Hak Asasi Manusia (Dirjen Pas Kemenkum HAM)
Pendidikan
  • SMEA Dwi Tunggal Tabanan

I Wayan Kusmiantha Dusak adalah anak dari pasangan I Nengah Rapuk dan Ni Ketut Batang. Ia merupakan anak bungsu dari enam bersaudara. Kedua orangtuanya bekerja sebagai petani penggarap di daerah Banjar Pangkung, Desa Delod Peken, Kecamatan Tabanan.

Pada tahun 1976, I Wayan Kusmiantha Dusak menamatkan sekolah pendidikan menengah atasnya. Ia menempuh pendidikan menengah atasnya di SMEA Dwi Tunggal, Tabanan.

Setelah mendapat ijazah SMEA Jurusan Tata Niaga, I Wayan Kusmiantha Dusak merantau ke pulau Jawa, dan tinggal di tempat kakak ketiganya yang menetap di Cibinong. Tidak ingin merepotkan kakak ketiganya secara ekonomi, Ia mencari pekerjaan ke sejumlah pabrik di Cibinong.

I Wayan Kusmiantha Dusak mendapat penolakan berkali-kali saat mencari kerja. Ia akhirnya mendapat pekerjaan di sebuah pabrik es. Tetapi, karena pekerjaan di pabrik es cukup berat dan penghasilannya kecil, maka Ia memilih keluar dan mencari pekerjaan lain.

Selang beberapa minggu, I Wayan Kusmiantha Dusak sudah mendapatkan pekerjaan baru, yaitu sebagai petugas asuransi yang bertugas mencari nasabah. Di pekerjaan ini pun I Wayan Kusmiantha Dusak gagal. Ia sering ditolak saat menawarkan asuransi. Jika pun ada yang tertarik mendengarkan presentasinya tentang asuransi, di pengujung, mereka tetap saja tidak bersedia menjadi nasabah.

I Wayan Kusmiantha Dusak akhirnya melepas pekerjaan sebagai petugas asuransi. Ia lalu menjadi sopir tembak angkot Jurusan Cibinong-Cilengsi. Pekerjaan ini pun tidak bertahan lama. Ia kemudian menjadi buruh bangunan.

Berawal dari menjadi buruh bangunan, I Wayan Kusmiantha Dusak belajar tentang instalasi listrik. Tetapi, pekerjaan ini pun tidak Ia lanjutkan.

Saat itu ada tawaran untuk mengikuti kursus pemotretan dan jurnalistik secara gratis. I Wayan Kusmiantha Dusak mengambil tawaran itu. Berbekal kursus jurnalistik tersebut, Ia diterima menjadi wartawan lepas (freelance) di salah satu surat kabar, yaitu Harian Merdeka di Yogyakarta.

I Wayan Kusmiantha Dusak hanya bertahan selama dua bulan di dunia jurnalistik. Ia memutuskan kembali ke rumah kakaknya, yang sudah pindah dari Cibinong ke Kompleks Konstrad di kawasan Tanah Kusir, Jakarta.

Di Jakarta, I Wayan Kusmiantha Dusak mulai aktif dalam organisasi. Ia masuk dalam kepengrusan AMPI, sebuah organisasi sayap kepemudaan yang dibentuk Golkar. Ia juga aktif dalam Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan Indonesia (FKPPI) Jakarta Selatan yang baru dibentuk kala itu. I Wayan Kusmiantha Dusak dipercaya menjadi Kasi Humas FKPPI Jakarta Selatan.

I Wayan Kusmiantha Dusak memperoleh beasiswa untuk di Akademi Angkutan Niaga. Tetapi Ia hanya bertahan selama satu semester. Kemudian Ia mendaftar di Akademi Ilmu Pemasyarakatan (AIP). Ia diterima pada tahun 1979 dan lulus pada tahun 1982.

I Wayan Kusmiantha Dusak ditempatkan di LP Kelas 1 Tangerang untuk praktek. Ia bertugas selama sembilan tahun. Kemudian Ia mendapatkan promosi sebagai Kepala Seksi Binapi di Manado.

Pada tahun 1991, I Wayan Kusmiantha Dusak mendapat promosi menjadi Kadiv Administrasi Kanwil Kemenkum HAM Jawa Timur. Setelah itu, Ia menjabat sebagai Kepala Rutan Jenepontoh di tahun 1998.

Di tahun 2003, I Wayan Kusmiantha Dusak menjabat sebagai Kepala LP Watampone, lalu menjabat sebagai Kabag Kepegawaian Ditjen PAS pada tahun 2005.

I Wayan Kusmiantha Dusak menjadi Kadiv Administrasi Kanwil Kemenkum HAM Sulsel pada tahun 2007. Di tahun 2009, Ia kembali menjadi Kadiv Administrasi Kanwil Kemenkum HAM Jatim. Pada tahun 2011, Ia menjabat sebagai Kakanwil Kemenkum HAM Bengkulu.

Pada tahun 2012, I Wayan Kusmiantha Dusak menjabat sebagai Kakanwil Kemenkum HAM Jabar. Di tahun 2014 Ia menjabat sebagai Kakanwil Kemenkum HAM Jatim. sejak tanggal 10 Agustus 2015 hingga saat ini, I Wayan Kusmiantha Dusak dipromosikan menjadi Dirjen Pemasyarakatan Kemenkum HAM.

Kini, I Wayan Kusmiantha Dusak telah menikah dengan Wahyuni. Dari pernikahan tersebut, Ia memiliki tiga orang anak.