Hotman Paris Hutapea

Anggota Asosiasi Konsultan Hukum Pasar Modal (Himpunan Konsultan Hukum Pasar Modal / HKHPM)
Lahir: Laguboti, Sumatera Utara, Indonesia, 20 Oktober 1959
Karir
  • OC Kaligis & Associates Law Firm
  • Nasution Lubis Hadiputranto Law Firm
  • Anggota Asosiasi Konsultan Hukum Pasar Modal (Himpunan Konsultan Hukum Pasar Modal / HKHPM)
Pendidikan
  • S-1 (sarjana Hukum) Fakultas Hukum, Universitas Katolik Parahyangan, Bandung (1981)
  • S-2 (Magister Ilmu Hukum) Univeristy of Technoology, Sydney, Australia (1990)
  • S-2 (Master Ilmu Hukum) Universitas Gajah Mada, Yogyakarta
  • S-3 (Doktor) Fakultas Hukum Universitas Padjajaran (2011)

Hotman Paris Hutapea adalah pengacara Indonesia. Dia bergerak di bidang hukum bisnis internasional. Dijuluki sebagai “Raja Pailit” dan pengacara selebritis Indonesia, serta pengacara 30 Miliar. Mendapatkan julukan 'Celebrity Lawyers', ‘The Most Dangerous Lawyer’ oleh majalah SWA, dan 'Bling-bling Lawyer' oleh salah satu majalah di Australia.

Hotman pernah bertugas satu tahun di Bank Indonesia, dari lulusan terbaik universitas. Setelah satu tahun merasa kariernya akan sulit berkembang dan mustahil kaya, dia keluar dan bergabung ke Law Firm yang spesialisasi di hukum bisnis internasional. Saat krisis keuangan Asia 1990an, dia menjadi pengacara paling dicari-cari oleh perusahaan yang berusaha menghadapi kreditur. Saat Suharto jatuh tahun 1998, Hotman memulai firma nya sendiri.

Dia mencoba menarik perhatian media kepada orang kaya baru dan selebriti. Dia mempekerjakan seorang aktris sebagai asisten pribadi dan menemaninya di Pengadilan. Dia mewakili selebriti secara pro-bono. Hotman mengatakan bahwa dia kadang-kadang mengambil kasus selebriti karena bosan, dan kasusnya tidak sebanyak yang diberitakan karena menurutnya 99% kasusnya merupakan perkara bisnis internasional. Hotman juga tidak tertarik masuk DPR atau menjadi pejabat, karena sudah merasa jiwanya cocok sebagai pengacara. Dia senang orang menghargainya karena profesinya. Dia juga tidak suka apabila masuk partai karena merasa tidak bebas, dan harus tunduk dengan orang lain.

Dia selalu bekerja keras untuk kesuksesannya, setiap hari dia selalu bangun jam 4 pagi, jam 5 pagi sudah dikantor dan membuka kantor jam 6 pagi. Hal ini dinyatakannya bukan karena menyiksa diri atau rakus terhadap uang, tetapi karena suka kepada pekerjaannya. Hotman Paris Hutapea mengatakan rahasia suksesnya yaitu "Lawyer ada tiga jenis, lahir dari kandungan sudah jadi lawyer, berbakat gitu lho, born to be a lawyer. Hotman Paris Hutapea percaya bahwa setiap pekerjaan yang dilakukan atas dasar suka, apapun hasilnya rasa lelah itu tidak akan pernah terasa. Dan perlu diingat bahwa untuk mencapai kesuksesan memang diperlukan kerja keras.

Hotman merupakan pengacara yang sangat memperhatikan tampilan, dia sering tampil dipublik dengan menggunakan barang-barang branded, termasuk cincin berlian, setelan jas khas hotman, dan lain-lain.


Hotman merupakan anggota komunitas Lamborghini Jakarta. Tak cuma Lamborghini bernopol B 999 NIP, Hotman juga mengkoleksi mobil bernama beken, seperti Hummer, Cadillac, Audi, hingga Ferrari. Untuk sportcar berlogo 'kuda jingkrak' Hotman Paris memiliki sebuah F430 yang terparkir di garasinya. Mobil itu ia beli dengan banderol Rp 5,5 miliar. Saat aktor Raffi Ahmad menikah pada tahun 2014, Hotman bersama klub Lamborghini Jakarta menghadiahkan mobil operasional kepada Raffi sebagai kado pernikahannya dengan Nagita Slavina.

Sentimen Terkini
History Sentimen
Positive
Neutral
Negative
November 2019
Data diambil dari 500 top media online dan 562 sentiment publik
50%
11%
39%
Oktober 2019
Data diambil dari 500 top media online dan 1.126 sentiment publik
51%
10%
39%
DarkLight