STOP PRESS! BPK Pastikan Auditor Inisial RS Kena OTT KPK

Fauzi Bowo

Fauzi Bowo

timeter overall

-80
Lahir
Jakarta, 10/04/1948
Profesi
Gubernur DKI Jakarta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta (2007-2012)
Agama
Islam
Karier
  • Wakil Gubernur DKI Jakarta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta (2002-2007)
  • Gubernur DKI Jakarta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta (2007-2012)
Pendidikan
  • SD St. Bellarminus (-)
  • SMP Kanisius (-)
  • SMA Kanisius (-)
  • Teknik Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Indonesia (-)
  • Sarjana Teknik Arsitektur Perencanaan Kota dan Wilayah dari Technische Universitat Braunschweig Republik Federasi Jerman, (-)
  • Doktor Ingenieur fachbereich Architektur/Raum Und Umweltplanung-Baungenieurwesen Universitat Kaiserlautern Republik Federasi Jerman (-)
Kegiatan Lain
  • Aktivis KAMI Fakultas Teknik Universitas Indonesia (-)
  • Anggota Dewan Pertimbangan Pemuda KNPI Pusat (-)

Fauzi Bowo adalah Gubernur DKI Jakarta pertama yang terpilih secara demokratis pada 2007. Fauzi Bowo adalah putera Betawi, lahir pada 10 April 1948 dari pasangan Djohari Bowo dengan Nuraini. Fauzi Bowo mengenyam pendidikan SD, di St. Bellarminus, saat sekolah menengah ia duduk di bangku sekolah Kanisius.


Setelah lulus, barulah ia mengambil kuliah di jurusan arsitektur bidang Perencanaan Kota dan Wilayah di Technische Universitat Braunschweig Jerman. Ia taman dari perguruan tinggi tersebut pada 1976. Kemudian, ia melanjutkan studi program doktor di Technische Universitat Kairserslautern.


Ketika kuliah di Jerman, ia aktif dalam organisasi Persatuan Pelajar Indonesia di Jerman Barat. Keaktifannya di bidang organisasi terbukti pula dalam keanggotaan Pemuda Komite Nasional Indonesia Pusat (KNIP) tahun 1982-1984.


Setelah mendapatkan gelar master, Fauzi Bowo pulang ke Indonesia dan mulai berkarir di bidang birokrasi. Ayah tiga anak ini, lulus program doktornya dengan disertasi berjudul “Prinsip dan Panduan Dasar untuk Pengembangan Ruang Metropolitan dan Ruang Megapolitan Jakarta” dan lulus dengan predikat cum laude, pada tahun 2000.


Karir di bidang birokrasinya cukup cemerlang, Fauzi Bowo selalu berada di posisi strategis. Tahun 1978, ia menjadi Staf Ahli Gubernur DKI Jakarta. Ia sempat menjabat sebagai bendahara DPD Golkar DKI selama 10 tahun dari 1983 sampai 1993. Sembari menyelesaikan program doktor, Fauzi Bowo, sedang menjabat sebagai Kepala Dinas Pariwisata, diangkat pula menjadi Sekretaris Wilayah Daerah pada 1997-2002.


Berawal dari ketika menjabat sebagai Sekretaris Wilayah Daerah DKI, ia kerap kali dijagokan beberapa partai dan Badan Musyawarah (Bamus) Betawi sebagai salah satu calon Gubernur DKI. Namun, ia hanya memilih menjadi Wakil Gubernur menemani Sutiyoso untuk periode 2002 – 2007.


Lima tahun menjabat sebagai wakil gubernur tak membuat Fauzi Bowo mengurungkan niat menjadi Gubernur DKI Jakarta. Ia menyasar kedudukan orang nomor satu di Jakarta dengan Prijanto pada pemilu kepala daerah DKI Jakarta tahun 2007, akhirnya Fauzi Bowo-Prijanto berhasil mengalahkan Adang Daradjatun dan Dani Anwar. Resmilah ia menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta periode kepemimpinan 2007-2012.


Usai menjabat sebagai Gubernur Jakarta selama satu periode, Fauzi Bowo sempat mencalonkan diri lagi. Akan tetapi, ia kalah dari pasangan saingannya, Joko Widodo dan Basuki Tjahaya Purnama. Fauzi Bowo kemudian aktif dalam lembaga-lembaga kajian permasalahan perkotaan. Ia sempat membentuk lembaga Strategic Center for Urban Issues and Problems. Sekarang, Fauzi menjadi duta besar Indonesia untuk Jerman.