Eep Saefulloh Fatah

LahirBogor, Jawa Barat, Indonesia, 17 September 1967
Profesi
Karier
  • Pendiri PollMark Indonesia
  • Pakar Politik Indonesia
Pendidikan
  • Universitas Indonesia

Eep Saefulloh Fatah adalah seorang pakar politik. Saat ini ia menjadi konsultan politik pasangan Anies-Sandi yang diusung Partai Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dalam Pilkada DKI 2017. Eep juga merupakan pendiri lembaga konsultan politik yaitu PollMark Indonesia.

Selama menjadi konsultan politik, rekam jejak Eep tidak bisa dipandang sebelah mata. Dia menjadi orang yang ada di belakang kemenangan pasangan Ahmad Heryawan dan Deddy Mizwar pada pemilihan Gubernur Jawa Barat.

Eep juga memiliki peran besar dalam kemenangan pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla saat mengalahkan pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa pada Pilpres 2014, ia juga menjadi tim  sukses pasangan Joko Widodo (Jokowi) dan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) pada Pilkada DKI 2012. Saat itu, Jokowi-Ahok mengalahkan pasangan Fauzi Bowo-Nahrowi Ramli yang sebelumnya memiliki popularitas tinggi.

Laki-laki kelahiran Cibarusah, Bekasi, 17 September 1967 ini merupakan lulusan jurusan Ilmu Politik FISIP Universitas Indonesia, Depok. Ketika masih berstatus sebagai mahasiswa Eep cukup aktif berorganisasi dan pernah menjadi Ketua Umum Forum Studi Islam FISIP UI, Ketua Umum Senat Mahasiswa FISIP UI, dan Koordinator Forum Komunikasi Badan Perwakilan Mahasiswa dan Senat Mahasiswa se-Universitas Indonesia. Tak hanya itu, ia juga sempat terpilih sebagai Mahasiswa Berprestasi I tingkat FISIP UI dan Mahasiswa Berprestasi II tingkat UI.

Setelah lulus kuliah, ia bekerja menjadi staf pengajar dan peneliti di jurusan Ilmu Politik FISIP UI dengan mengampu mata kuliah Pengantar Ilmu Politik, Sistem Politik Indonesia, Metodologi Ilmu Politik, dan Konsensus dan Konflik Politik.

Pada tahun 1994 ia pernah bekerja sebagai anggota dan kemudian ketua Litbang Redaksi Republika. Ia pernah pula menjadi redaktur ahli surat kabar gratis pertama di Indonesia, Metro, dan menjabat sebagai wakil pemimpin redaksi jurnal Seri Penerbitan Studi Politik.

Pada 8 September 1998. Ia lalu terpilih sebagai salah seorang anggota Tim 11 atau Panitia Persiapan Pembentukan Komisi Pemilihan Umum (P3KPU) di bawah pimpinan Dr. Nurcholish Madjid, yang bertugas memverifikasi partai-partai politik calon peserta Pemilu 1999.