Benny Wenda

Aktivis Papua Merdeka
Lahir: Papua, Indonesia, 17 Agustus 1974
Karir
  • Aktivis Papua Merdeka
Benny Wenda merupakan aktivis Papua Merdeka yang lahir di Lembah Baliem, Papua, 17 Agustus 1974. Dia hidup bersama keluarganya di salah satu desa di Papua Barat hingga ketika dia berusia tiga tahun, militer masuk.

Serangan udara membuat dia kehilangan salah satu kakinya. Benny dan keluarga tetap bergabung bersama NKRI meski dalam hati dia memberontak ingin Papua merdeka.

Setelah rezim Soeharto tumbang, Benny aktif mempromosikan gerakan Papua merdeka. Usahanya membuahkan hasil otsus untuk Papua. Namun, Benny terus mempromosikan gerakan Papua merdeka.

Dia ditahan pada 6 Juni 2002 karena dituduh menghasut massa untuk melakukan serangan ke kantor polisi yang menyebabkan tewasnya seorang polisi dan petugas keamanan pada 7 Desember 2000 di Abepura. Pada 27 Oktober 2002, dia berhasil kabur dari tahanan berkat bantuan aktivis kemerdekaan Papua dan LSM di Eropa. Dia melarikan diri ke Inggris bersama istrinya, Maria, dan anak-anaknya.

Ketika Benny menetap di Oxford, dia pernah mendapatkan penghargaan Oxford Freedom of the City dari Wali Kota Oxford, Craig Simmons. Dia disebut-sebut sebagai “juru kampanye damai untuk demokrasi” meski pemberian penghargaan itu menimbulkan kontroversi. Pada 1 Mei 2013, dia mendirikan kantor Gerakan Papua Merdeka di Oxford, Inggris. 

Pada awal September 2019, Ketua Persatuan Gerakan Pembebasan untuk Papua Barat ini dituduh sebagai dalang kerusuhan di Papua dan Papua Barat oleh Moeldoko.
DarkLight