Anwar Sadat

LahirMesir, 25 Desember 1918
Profesi
Karier
  • Presiden Mesir (1070-1981)

Jenderal Besar Mohammed Anwar Al Sadat adalah presiden Mesir yang menjabat pada periode Oktober 1970 sampai Oktober 1981. Sadat berkuasa di Mesir hingga dia terbunuh pada 6 Oktober 1981.

Sadat bersama  Perdana Menteri Israel Menachem Begin merupakan tokoh dalam Perjanjian Perdamaian Camp David yang dipimpin oleh  Presiden Amerika Serikat Jimmy Carter. Perjanjian yang berlangsung pada 17 September 1978 di Gedung Putih ini merupakan upaya mewujudkan perdamaian di Timur Tengah.

Pada 1952, Anwar Sadat terlibat dalam kudeta Raja Farouk II. Setelah revolusi Mesir terjadi, Sadat mengambil radio untuk mengumumkannya. Sadat pernah menjabat sebagai Wakil Presiden Mesir saat itu yang menjabat presidennya Gamal Abdel Nasser pada 1964. Jabatan itu diembannya hingga tahun 1966 dan 1969 hingga 1970. Setelah Gamal meninggal, Sadat dilantik menjadi presiden Mesir.

Pada 1973, Sadat bersama Hafez Al Assad dari Suriah, terlibat perang melawan Israel dalam Perang Yom Kippur. Perang ini bertujuan untuk merebut kembali wilayah yang dicaplok oleh Israel semasa  Krisis Terusan Suez 1956 dan Perang Enam Hari.

Pada 1977, Sadat mengunjungi Israel atas undangan Menachem Begin, Perdana Menteri Israel. Kunjungan ini merupakan cikal bakal dari perjanjian damai Camp David. Buah dari Perjanjian Damai Camp David, adat dan Begin dianugrahu Hadiah Nobel Perdamaian pada 1978.

Pada 6 Oktober 1981, Anwar Sadat ditembak oleh anggota tentara anggota Jihad Islam pada acara parade militer. Jihad Islam adalah kelompok radikal yang menentang perjanjian damai antara Mesir dengan Israel. Setelah kematian Sadat, Hosni Mubarak yang kala itu menjadi wakil presiden, naik menjadi presiden.