Alimin bin Prawirodirdjo

Tokoh Komunis (1962)
Lahir: Solo, Kota Surakarta, Jawa Tengah, Indonesia, 1 Januari 1889
Karir
  • Tokoh Komunis (1962)

Alimin bin Prawirodirdjo adalah tokoh komunis angkatan 1926. Setidaknya dia terlibat dalam pergerakan nasional melawan pemerintah kolonial Hindia Belanda sejak muda. Alimin berasal dari keluarga miskin di Solo. Sedari kecil dia berbakat jadi sosialis. Dia lalu anak angkat dari GAJ Hazeu, penasehat urusan jajahan Hindia Belanda.

Alimin di sekolahkan di Sekolah dasar menengah Eropa yang cukup elit. Hazeu berharap agar Alimin jadi Pegawai Negeri Kolonial. Dia pernah bergabung dengan Sarekat Islam. Dia kenal dengan Cipto Mangunkusumo. Pernah bergabung di Insulinde dan jadi editor jurnal Modjopahit di Jakarta. Dia juga pernah bekerja di perusahaan Jepang, Mitsui, sebelum aktif di serikat buruh pelabuhan. Tahun 1926, dia pergi ke Singapura bertemu Tan Malaka. Namun ditangkap polisi Inggris sebelum Pemberontakan PKI November 1926. Lepas dari tahanan dia ke Moskow masuk Komintern. Dia sempat bertemu Ho Chi Minh dan ikut ke Kanton. Dia ikut mendidik kader-kader komunis, Vietnam, Laos dan Kamboja. Ketika Jepang menyerbu daratan Tiongkok, Alimin bergabung dengan Tentara Merah Tiongkok yang melakukan Long March.

Alimin pulang lagi ke Indonesia tahun 1946 bergabung sebentar di PKI. Di masa orde lama, dia anggota Konstituante. Dia tak lagi aktif di PKI jelang 1960an. Dia tidak dianggap oleh PKI yang dipimpin oleh DN Aidit. Alimin meninggal di Jakarta pada 24 Juni 1964. Setelah meninggal, berdasar SK Presiden No. 163 Tahun 1964 tertanggal 26 juni 1964, dia menjadi Pahlawan Nasional.

DarkLight