Menuju konten utama

Legislator Golkar Setuju Larangan Ekspor SDA Transit Negara Lain

Zigo menilai ekspor SDA yang berlangsung selama ini belum banyak memberikan keuntungan karena adanya transit pelabuhan perantara di negara lain.

Legislator Golkar Setuju Larangan Ekspor SDA Transit Negara Lain
Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memberikan keterangan kepada media di Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (16/10/2026). ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/kye
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi Golkar, Zigo Rolanda, mendukung instruksi tegas Menteri Koordinator Hilirisasi dan Transisi Energi/Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, yang melarang pengiriman komoditas sumber daya alam (SDA) melalui pelabuhan perantara di negara lain, termasuk Singapura.

Zigo menilai penegakan ekspor langsung merupakan langkah berani dan strategis dalam menjaga marwah serta kedaulatan ekonomi Indonesia di mata dunia. ​

"Instruksi Menteri ESDM Bahlil Lahadalia agar ekspor komoditas tambang dan gas tidak lagi transit di negara perantara adalah sikap yang sangat tepat dan bernyali untuk kepentingan negara dan rakyat Indonesia,” kata Zigo saat dihubungi, Selasa (3/11/2026), dilansir dari Antara.

Zigo menjelaskan Indonesia merupakan negara besar yang memiliki SDA melimpah. Namun, ekspor komoditas yang berlangsung selama ini belum banyak memberikan keuntungan atau devisa bagi negara karena adanya transit pelabuhan perantara tersebut.

“Kita ini negara besar dan berdaulat. Barang kita yang punya, kekayaan alam kita yang punya, maka ekspor harus langsung dari Indonesia ke negara tujuan agar pencatatan neraca perdagangan serta penerimaan devisa dan pajak masuk penuh ke kas negara," tegas Zigo.

Politikus muda Golkar ini menambahkan bahwa praktik pengiriman melalui negara perantara selama ini hanya merugikan posisi tawar Indonesia secara geopolitik maupun ekonomi.

"Jangan biarkan kedaulatan ekonomi kita diatur-atur atau dimanfaatkan oleh pihak ketiga. Dengan pengiriman langsung, wibawa bangsa terjaga dan nilai tambah transaksi tercatat penuh untuk kesejahteraan 280 juta rakyat Indonesia," tuturnya.

​Selain mendukung ketegasan ekspor langsung, Zigo juga mengapresiasi langkah Bahlil yang memprioritaskan pengusaha daerah, BUMD, dan UMKM dalam pengelolaan Izin Usaha Pertambangan (IUP) serta keterlibatan kontraktor lokal.

Menurutnya, kebijakan ini memastikan bahwa masyarakat daerah tidak hanya menjadi penonton, melainkan pelaku utama dalam pembangunan ekonomi di tanah kelahirannya sendiri.

​Di samping itu, Zigo juga menilai langkah penyesuaian Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) sangat krusial untuk mencegah kelebihan pasokan agar harga komoditas nasional tetap stabil.

Ia sepakat agar pembentukan smelter ke depan difokuskan pada produk barang jadi atau produk akhir guna memaksimalkan ekosistem nilai tambah di dalam negeri.

​​"Momentum Minerba Convex 2026 ini harus kita perkuat bersama, kita harus dukung apa yang dilakukan Menteri Bahlil. Sinergi Kementerian ESDM, pemerintah daerah, dan pelaku usaha adalah kunci membangun tata kelola pertambangan yang mandiri dan adil untuk rakyat," pungkas Zigo.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, menegaskan larangan pengiriman ekspor sumber daya alam (SDA) Indonesia dengan cara transit melalui negara tertentu.

Bahlil langsung menginstruksikan Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara (Dirjen Minerba), Tri Winarno, guna memastikan seluruh komoditas pertambangan dikirim langsung dari Indonesia menuju negara pembeli akhir, seperti Cina.

"Pak Dirjen saya perintahkan lewat forum ini, jangan lagi ada pengiriman sumber daya alam kita kalau kita ekspor lewat transit negara tertentu. Kalau kita mau kirim barang ke Cina, ya dari Jakarta langsung ke Cina. Tidak boleh dari Jakarta mampir di negara yang itu, hanya stempel, baru dibilang ini ekspor dari negara dia," tegas Bahlil dalam forum Minerba Convex 2026 di Jakarta, Senin (2/11/2026).

Baca juga artikel terkait SUMBER DAYA ALAM

tirto.id - Insider
Sumber: Antara
Editor: Bayu Septianto