Sebuah baliho rusak usai tragedi perusakan dan pembakaran, Jakarta, Rabu (12/12/2018). tirto.id/Andrey Gromico
Sebuah baliho rusak usai tragedi perusakan dan pembakaran, Jakarta, Rabu (12/12/2018). tirto.id/Andrey GromicoKondisi parkiran Polsek Ciracas usai tragedi perusakan dan pembakaran, Jakarta, Rabu (12/12/2018). tirto.id/Andrey GromicoSuasana halaman Polsek Ciracas usai tragedi perusakan dan pembakaran, Jakarta, Rabu (12/12/2018). tirto.id/Andrey GromicoPolisi memasang garis batas dilokasi pembakaran Polsek Ciracas, Jakarta Timur, Rabu (12/12/2018). tirto.id/Adi BriantikaPolisi mengatur arus lalu lintas di sekitar kawasan Polsek Ciracas usai peristiwa perusakan dan pembakaran, Jakarta, Rabu (12/12/2018). tirto.id/Andrey GromicoPolisi memasang garis batas dilokasi pembakaran Polsek Ciracas, Jakarta Timur, Rabu (12/12/2018). tirto.id/Adi Briantika
Kondisi Polsek Ciracas usai peristiwa perusakan dan pembakaran, Jakarta, Rabu (12/12/2018). Peristiwa yang terjadi pada Rabu (12/12/2018) sekitar pukul 00.25 dini hari tersebut diduga berkaitan dengan pengeroyokan Kapten Laut Joko oleh sejumlah tukang parkir di ruko Arundina, dua hari sebelumnya. Pasca peristiwa pembakaran tersebut, gerbang Polsek ditutup menggunakan tripleks, mobil yang terbakar ditutup dengan terpal, dan pelayanan di Polsek Ciracas dihentikan sementara. tirto.id/Andrey Gromico, Adi Briantika
Kami menggunakan cookie untuk mengumpulkan dan menyimpan informasi tentang interaksi Anda dengan situs web Kami. Kami juga membagikan informasi penggunaan situs Kami oleh Anda dengan mitra iklan dan analitik. Data interaksi tersebut akan Kami gunakan sebagai bahan analisa untuk membuat produk/layanan terbaik sesuai preferensi pengguna.