tirto.id - Sebuah unggahan di media sosial mengklaim adanya produk kemasan saset pertalite bubuk yang dapat digunakan dengan cara mencampurkan dengan air dan dapat digunakan untuk semua jenis motor.
Unggahan tersebut disebarkan oleh akun Facebook “Timnas Garuda Jaya,” (arsip) pada Jumat (18/9/2026) yang menampilkan gambar kemasan pertalite bubuk dan mengklaim produk tersebut dijual di Shopee dengan harga mencapai Rp95 juta.
“Pertalite Bubuk di Jual di Shopee dengan harga yang fantastis. Cek: https://s.shopee.co.id/9zxp6YTcn7,” begitu klaim tertulis dalam unggahan “Timnas Garuda Jaya.”
Narasi yang disertai gambar tersebut mengindikasikan seolah-olah bahan bakar minyak jenis Pertalite kini telah tersedia dalam versi saset bubuk instan dan merupakan produk dari Pertamina.
Dalam keterangan produk pada tautan Shopee tersebut juga tertera klaim bahwa satu saset pertalite bubuk dapat menghasilkan 5 liter Pertalite. “Pertalite Bubuk Sachet 5 liter - Bubuk Campur Air Bahan Bakar Motor Praktis.”
Sampai artikel ini ditulis pada Jumat (16/10/2026), unggahan tersebut telah mendapatkan dua tanda suka. Unggahan dengan klaim serupa juga ditemukan pada akun Facebook “IndigoTurkey6451”, “Iwan Gassing”, “Opank Bellamie”, akun Instagram @andis_rh, @tokopink_jihanfairahshop, dan @tari_azuwan.
Lantas, benarkah Pertamina memiliki produk berupa Pertalite Bubuk berbentuk kemasan saset yang dapat digunakan dengan dicampurkan air untuk semua jenis motor?

Penelusuran Fakta
Untuk membuktikan kebenaran klaim, pertama-tama Tirto melakukan pencarian gambar terbalik (reverse image) dengan menggunakan mesin pencarian Google. Hasilnya, tidak ditemukan informasi dari media kredibel maupun dari Pertamina yang membenarkan klaim tersebut.
Kemudian Tim Periksa Fakta Tirto mengamati gambar yang diunggah pada beberapa unggahan di atas dan melihat ada sejumlah kejanggalan pada gambar tersebut. Untuk membuktikan kecurigaan tersebut, tim mendeteksi gambar pada unggahan di akun “IndigoTurkey6451” menggunakan Hive Moderation. Hasilnya, terbukti 99 persen gambar tersebut kemungkinan besar adalah hasil manipulasi AI atau AI-Generated Image.

Lebih lanjut, Tirto mengunjungi laman Pertamina yang menyediakan berbagai jenis produk energi dan turunannya, yang dibagi ke dalam beberapa kategori utama. Untuk kendaraan sehari-hari dan sektor transportasi, Pertamina menyediakan Bahan Bakar Minyak (BBM) retail seperti Pertalite, Pertamax, Pertamax Green, Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex, serta Avtur dan Avgas untuk kebutuhan penerbangan.
Di sektor rumah tangga dan industri, perusahaan ini menyalurkan gas melalui produk Elpiji dan Bright Gas, serta menyediakan refrigeran ramah lingkungan bermerek Musicool.
Pertamina juga memproduksi pelumas berkualitas melalui PT Pertamina Lubricants, dengan merek populer seperti Fastron untuk mobil, Enduro untuk motor, serta varian Mesran dan Meditran. Selain itu, lini bisnisnya mencakup produk petrokimia seperti Polytam (bahan baku plastik) dan Pertasol (pelarut), hingga layanan kesehatan masyarakat melalui jaringan Rumah Sakit Pertamina Bina Medika IHC.
Sampai saat ini, PT Pertamina (Persero) tidak pernah menyatakan bahwa pihaknya memproduksi maupun mendistribusikan bahan bakar minyak dalam bentuk bubuk atau saset. Seluruh produk bahan bakar mesin bensin Pertamina, termasuk Pertalite (RON 90), berwujud cair dan hanya disalurkan melalui lembaga penyalur resmi seperti SPBU dan Pertashop.
Melansir laman Pertamina Patra Niaga, dijelaskan bahwa Pertalite adalah bahan bakar minyak (BBM) jenis bensin dari Pertamina yang memiliki nilai oktan (Research Octane Number/RON) 90, berwarna hijau jernih, dan dirancang untuk kendaraan roda dua maupun roda empat dengan kompresi mesin 9:1 hingga 10:1.
Secara kimiawi, Pertalite merupakan bahan bakar fosil cair yang tersusun dari rantai senyawa hidrokarbon kompleks seperti alkana, sikloalkana, dan aromatik hasil distilasi minyak bumi, yang diformulasikan dengan zat aditif untuk menjaga kebersihan mesin.
Karena sifat dasarnya sebagai senyawa non-polar cair yang volatile (mudah menguap) dan tidak dapat menyatu dengan air (hidrofobik), secara ilmiah Pertalite tidak mungkin diubah menjadi bentuk bubuk untuk kemudian dicampur air menjadi bensin kembali.
Spesifikasi tersebut menunjukkan bahwa Pertalite merupakan produk bensin dengan karakteristik fisik dan kimia yang ditentukan, bukan bubuk yang dapat langsung diubah menjadi bensin dengan mencampurkannya ke dalam air.
Senada dengan hal tersebut, dalam laman Liputan6 yang diterbitkan pada pada 15 Oktober 2026, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menegaskan bahwa informasi mengenai Pertalite dalam kemasan saset tidak benar.
“Pertalite tetap disalurkan melalui SPBU sesuai ketentuan pemerintah,” ujar Ahad Rahedi, dikutip dari Liputan6.com.
Rahedi juga menyatakan bahwa hingga kini tidak ada rencana pembuatan BBM bersubsidi dalam kemasan saset. Pertamina menyebut informasi tersebut sebagai hoaks.
Pertamina menjelaskan dalam artikel mengenai karakteristik Pertalite, bahwa bensin merupakan campuran kompleks dari berbagai senyawa hidrokarbon. Karena itu, klaim bahwa satu saset bubuk dapat menghasilkan beberapa liter Pertalite hanya dengan penambahan air tidak sesuai dengan karakteristik bahan bakar tersebut.
Dengan demikian, gambar kemasan yang beredar tidak dapat dijadikan bukti bahwa Pertamina telah meluncurkan produk Pertalite bubuk. Pertamina Patra Niaga juga telah secara langsung membantah klaim tersebut.
Kesimpulan
Berdasarkan hasil penelusuran, klaim yang menyebutkan bahwa Pertamina memproduksi Pertalite bubuk dalam kemasan saset yang dapat dicampur air untuk menghasilkan bensin adalah unggahan yang keliru dan menggunakan foto yang telah dimanipulasi atau diubah (altered photo).
Pertamina Patra Niaga membantah keberadaan produk tersebut dan menegaskan bahwa Pertalite tetap disalurkan melalui SPBU.
Adapun spesifikasi resmi Pertalite juga tidak mendukung klaim bahwa bensin dapat dihasilkan hanya dengan melarutkan bubuk ke dalam air. Secara ilmiah Pertalite tidak mungkin diubah menjadi bentuk bubuk untuk dicampur dengan air.
==
Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.
Editor: Tim Riset Tirto
Masuk tirto.id

































