tirto.id - Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI menggelar prosesi persemayaman dan upacara pelepasan jenazah Anggota VI BPK, Fathan Subchi, di Kantor Pusat BPK, Jakarta, Kamis (29/10/2026) malam.
"Prosesi tersebut menjadi bentuk penghormatan terakhir keluarga besar BPK atas dedikasi dan pengabdian almarhum dalam menjalankan tugas pemeriksaan pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara," tulis BPK dalam siaran pers, Kamis (30/10/2026).
Jenazah Fathan tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, pada Kamis petang setelah dipulangkan dari Moskow, Rusia. Dari bandara, jenazah langsung dibawa menuju Kantor Pusat BPK.
Prosesi persemayaman berlangsung di Lobi Gedung Tower BPK. Rangkaian acara diawali salat jenazah dan penyampaian belasungkawa kepada keluarga almarhum.
Setelah itu, BPK menyelenggarakan upacara pelepasan yang diisi sambutan Ketua BPK RI, Isma Yatun, dan sambutan perwakilan keluarga oleh Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar. Upacara ditutup dengan pembacaan doa.
"Upacara pelepasan tersebut merupakan wujud penghormatan dan penghargaan BPK atas pengabdian almarhum selama mengemban amanah sebagai Anggota VI BPK sejak Oktober 2024," sebut BPK.
Prosesi persemayaman dan pelepasan jenazah dihadiri Pimpinan MPR, Pimpinan DPR, Pimpinan BPK, serta Pimpinan dan Anggota Komisi XI DPR. Hadir pula Pimpinan DPD, Pimpinan Kementerian/Lembaga, para kolega almarhum, dan pegawai BPK.
Usai prosesi di Kantor Pusat BPK, jenazah diberangkatkan menuju rumah duka di kawasan Condet, Jakarta Timur, untuk disemayamkan. Jenazah selanjutnya akan dimakamkan di kampung halaman almarhum di Demak, Jawa Tengah. Prosesi pemakaman dijadwalkan berlangsung pada Jumat (30/10/2026) pukul 09.30 WIB.
BPK juga menyampaikan duka cita atas kepergian Fathan.
"Pimpinan dan seluruh keluarga besar BPK menyampaikan duka cita yang mendalam atas kepergian almarhum. BPK memberikan penghormatan dan apresiasi atas dedikasi, integritas, dan pengabdian almarhum dalam menjalankan amanah negara," tulis BPK.
"Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta ketabahan," lanjut BPK.
Penulis: Mukhtar Abdullah
Editor: Bayu Septianto
Masuk tirto.id

































