Menuju konten utama

Ikut Tangani Banjir Solok, Pemko Padang Kirim Bantuan & Personel

Pemko Padang mengirimkan personel, tim rescue, serta bantuan logistik ke Kabupaten Solok guna membantu penanganan darurat pascabanjir bandang.

Ikut Tangani Banjir Solok, Pemko Padang Kirim Bantuan & Personel
Wali Kota Padang, Fadly Amran. FOTO/dok.Pemkot Padang
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Pemerintah Kota (Pemko) Padang mengerahkan personel, tim rescue, dan bantuan logistik ke Kabupaten Solok untuk membantu penanganan darurat pascabencana galodo atau banjir bandang. Pengiriman bantuan dan personel itu dilakukan pada Rabu-Jumat (23-25/9/2026).

Wali Kota Padang Fadly Amran menginstruksikan langkah tersebut sebagai wujud solidaritas dan kepedulian kepada daerah tetangga yang tengah menghadapi musibah.

"Pengiriman bantuan kita bagi kepada dua kebutuhan utama. Pertama dukungan atau bantuan personel untuk penanggulangan bencana, dan yang berikutnya pengiriman bahan-bahan kebutuhan dasar untuk masyarakat terdampak," kata Fadly.

Pada tahap awal, Rabu (23/09/2026), Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang Robert Chandra Eka Putra memimpin penerjunan puluhan personel dan relawan kebencanaan ke lokasi bencana. Tim berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Solok sekaligus membersihkan material galodo.

Keesokan harinya, Kamis (24/9/2026), tim gabungan personel BPBD, tim rescue, dan relawan melanjutkan pembersihan material galodo di permukiman warga, masjid, dan musala. Tim Rescue Kota Padang turut membantu proses pencarian korban yang masih dinyatakan hilang.

Selain personel, Pemko Padang menyalurkan bantuan logistik darurat ke Posko Utama Arosuka. Kepala Dinas Sosial Kota Padang Eri Sendjaya menyerahkan bantuan tersebut sesudah salat Magrib, berdasarkan Berita Acara Serah Terima Barang Bantuan Logistik Bencana Alam Nomor/Dinsos/2026.

Bantuan difokuskan pada kebutuhan dasar, bahan pangan, air bersih, serta kebutuhan khusus perempuan dan anak-anak. Rinciannya meliputi beras genggam 300 kg, air mineral 200 dus, Indomie 20 dus, Pop Mie 4 dus, roti 45 dus, roti biskuit Gabin 4 dus, roti biskuit Roma Sandwich 3 dus, roti biskuit Roma Kelapa 2 dus, popok bayi 6 dus, pembalut 2 dus, gula pasir 70 kg, kopi 40 kg, minyak goreng 4 bungkus, sarden 1 kaleng, kecap 1 botol, dan saus sambal 1 botol.

Fadly menambahkan, Kota Padang memiliki potensi bencana yang tinggi seperti Kabupaten Solok. Maka, sudah sepatutnya sebagai daerah tetangga memberikan bantuan semaksimal mungkin.

"Sama seperti Kabupaten Solok, Kota Padang juga memiliki potensi bencana yang tinggi. Jadi sudah sepatutnya sebagai daerah tetangga kita memberikan bantuan dan dukungan yang kita bisa," ujarnya.

Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala Pelaksana BPBD Kota Padang Hendri Zulviton, bersama personel BPBD, tim rescue, dan relawan kebencanaan Kota Padang.

(INFO KINI)

Penulis: Tim Media Servis