tirto.id - Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS (USD) dibuka melemah pada Kamis (15/10/2026). Seturut Bloomberg, per pukul 09.07 WIB, rupiah bergerak melemah 56 poin atau 0,31 persen, membuat nilai 1 dolar AS berada di level Rp17.959.
Pelemahan rupiah ini di tengah situasi pasar uang Asia yang fluktuatif. Yen Jepang, misalnya, tampil menguat 0,37 persen; dolar Singapura menguat 0,21 persen; dan baht Thailand bergerak menguat 0,24 persen. Namun, won Korea mencatatkan pelemahan 0,91 persen dan peso Filipina melemah 0,39 persen.
Sementara itu, untuk rupiah, pelemahan pada awal perdagangan hari Kamis menandai tren negatif mata uang Indonesia ini yang membuka dua hari perdagangan dengan pelemahan secara berturut-turut. Sebelumnya, rupiah pada perdagangan hari Rabu (14/10) juga dibuka melemah.
Perdagangan Rabu kemarin juga menunjukkan rupiah yang relatif terus tertekan. Saat itu penutupan rupiah melemah 3 poin atau 0,02 persen ke level Rp17.903.
Menukil Antara, Analis Bank Woori Saudara (BWS) Rully Nova menyebut fluktuasi yang tampak sepanjang perdagangan Rabu kemarin merupakan dampak dari jadwal perilisan data inflasi Consumer Price Indeks (CPI) AS. Data itu dirilis pada Rabu malam waktu Indonesia, setelah perdagangan hari Rabu ditutup.
Pada Rabu malam tersebut, AS merilis data inflasi CPI mereka yang telah melonjak 3,7 persen pada bulan September. Angka ini berada di atas sentimen umum yang mengekspektasikan inflasi sebesar 3,6 persen. Kenaikan inflasi yang melebihi perkiraan pasar tersebut disinyalir merupakan dampak dari kenaikan biaya energi global.
IHSG Hari Ini 15 Oktober di Sesi Pembukaan
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada sesi perdagangan pagi hari ini dibuka melemah. Pada awal perdagangan sesi pagi, indeks relatif bergerak terus terjerembab di zona merah.
Seturut RTI Business, IHSG dibuka melemah di level 5.917,130. Per pukul 09.18 WIB, IHSG terus melemah ke level 5.894,006.
Selama periode awal perdagangan sesi pagi ini, IHSG telah bergerak dalam rentang level 5.881,033 hingga 5.917,699. Sepanjang pergerakan itu, terdapat 142 saham yang menguat, 435 saham melemah, dan 168 saham stagnan.
Sejauh ini, IHSG mencatatkan total nilai transaksi mencapai Rp1,63 triliun. Nilai turnover itu didapat dari penjualan 5,53 miliar saham melalui 235.288 kali transaksi.
Penulis: Rizal Amril Yahya
Editor: Ilham Choirul Anwar
Masuk tirto.id







































