tirto.id - Hasil Argentina vs Benin dalam laga uji coba internasional pada Rabu (7/10/2026) di Estadio Monumental, Buneos Aires berakhir dengan skor 3-0 lewat Nicolas Otamendi, Nico Paz, dan Lionel Messi. Laga perpisahan La Pulga untuk La Albiceleste ini berjalan emosional dengan munculnya jersey raksasa nomor 10 bertuliskan "Gracias" di lapangan.
Lionel Messi resmi mengakhiri karier internasionalnya bersama Timnas Argentina. Dengan tampil di laga kontra Benin, La Pulga tercatat berlaga 208 kali mengenakan jersey putih-biru muda dalam 21 tahun sejak 2005. Laga perpisahan Messi pun terasa indah. Ia mengemas assit untuk gol Otamendi dan Nico Paz, yang membuat total assitnya bersama La Albiceleste jadi 70.
Tidak hanya itu, dengan penalti pada menit 71, Lionel Messi total punya koleksi 126 gol sepanjang karier bersama Argentina. Rinciannya, 71 gol di laga kompetitif dan 55 gol dalam partai persahabatan.
Hasil Argentina vs Benin Skor Akhir 3-0: Messi 2 Assist dan 1 Penalti
Dalam laga Argentina vs Benin, pelatih Lionel Scaloni menurunkan formasi 4-3-3 dengan trisula lini depan yang diisi oleh Lionel Messi, Julián Álvarez, dan Lautaro Martínez. Di barisan tengah, ada gelandang Rodrigo De Paul, Enzo Fernández, dan Alexis Mac Allister. Sejak peluit kick-off ditiup wasit, Argentina langsung mengambil inisiatif menyerang. Sebaliknya, Benin memilih pendekatan bertahan dengan pola 4-2-3-1.
Sejak awal laga, sorak-sorai suporter tuan rumah menggema di seluruh penjuru Estadio Monumental untuk sang kapten. Messi yang saat masuk ke lapangan didampingi ketiga putranya, Thiago, Mateo, dan Ciro, tampak ingin memberikan hadiah terbaik untuk puluhan ribu penonton yang memadati stadion.
Peluang pertama Argentina lahir pada menit ke-7 melalui aksi khas Lionel Messi. Tembakan lengkung kaki kirinya masih mampu dihalau oleh kiper Benin, Marcel Dandjinou. Uniknya, saat laga memasuki menit 10, laga sempat dihentikan sejenak untuk tribut khusu untuk La Pulga. Messi menyambut momen tersebut dengan tersenyum tipis dan melambaikan tangan ke arah penonton.
Argentina mendominasi penguasaan bola hingga 64,4% sepanjang paruh pertama. Namun, Benin datang ke Buenos Aires bukannya tanpa perlawanan. Mereka sesekali melancarkan serangan balik yang mengancam. Pada menit ke-19, penyerang Junior Olaitan lolos dari jebakan offside. Berhadapan langsung dengan kiper Emiliano Martínez, namun sepakannya masih melenceng tipis di sisi gawang.
Argentina terus menggempur barisan pertahanan lawan menjelang akhir babak pertama. Pada menit ke-23, umpan terobosan cerdik dari Rodrigo De Paul digapai Messi yang merangsek ke kotak penalti. Namun, sontekan kaki kirinya masih melebar di samping tiang gawang.
Tiga menit berselang, eksekusi tendangan bebas Messi yang mengarah tepat ke sudut gawang kembali digagalkan oleh Dandjinou. Peluang emas juga didapat Julián Álvarez di menit ke-44, namun masih mentah. Hingga turun minum, skor kaca mata 0-0 tetap bertahan.
Memasuki paruh kedua, Argentina langsung tancap gas tanpa mengubah komposisi pemain. Gol yang dinanti-nanti penggemar La Albiceleste akhirnya tercipta pada menit ke-48 lewat skema bola mati.
Berawal dari eksekusi sepak pojok Lionel Messi, Nicolás Otamendi melompat tinggi dan menyundul bola ke dalam gawang Benin. Kombinasi dua pemain senior yang sama-sama melakoni laga perpisahan ini mengubah papan skor menjadi 1-0.
Tak lama setelah mencetak gol pemecah kebuntuan, momen emosional kembali terjadi pada menit ke-52. Nicolás Otamendi ditarik keluar oleh Lionel Scaloni untuk digantikan oleh Lisandro Martinez. Seluruh penonton di Estadio Monumental berdiri memberikan standing ovation untuk sang bek veteran.
Dalam sisa pertandingan, Argentina terus mendominasi. Gol berikutnya pun datang pada menit 61. Nico Paz, sang calon pewaris nomor 10 La Albiceleste, membobol gawang Benin berkat umpan terobosan Leo Messi.
Berselang 9 menit, Messi akhirnya mencetak gol juga.Pelanggaran Tamimou Ourou membuat wasit Fernando Vejar memberikan hadiah penalti untuk tuan rumah. La Pulga yang menjadi eksekutor mengirim tembakan penalti ke sudut kanan atas gawang.
Hingga akhir laga, skor tidak berubah. Argentina menang 3-0 dalam laga perpisahan Lionel Messi. Dalam laga ini, La Pulga mendapatkan nilai terbaik dengan rapor 8,9 berkat 1 gol dan 2 assist. Secara keseluruhan, Argentina punya 65 persen penguasaan bola dengan 19 tembakan (12 on target).
Pencetak Gol: Nicolas Otamendi '48, Nico Paz '61, Lionel Messi '70 penalti
Argentina (4-3-3): Emiliano Martínez; Agustín Giay, Cristian Romero (Franco Mastantuono '79), Nicolás Otamendi (Lisandro Martinez '52), Nicolás Tagliafico (Facundo Medina '52); Rodrigo De Paul (Nico Paz '60), Enzo Fernández (Giovani Lo Celso '79), Alexis Mac Allister (Valentin Barco '80); Lionel Messi, Julián Álvarez (Nico Gonzalez '59), Lautaro Martínez (Leonel Flores '79)
Benin (4-3-3): Marcel Dandjinou (Saturnin Allagbe '76); Tamimou Ouorou (Junior Olugbade '64), Yohan Roche (Amire Omodou 90+1'), Mohamed Tijani, Yamirou Ouorou (Charlie Azongnitode '75); Imourane Hassane (Attidjikou Samaodu 90+1') Sessi D'Almeida, Junior Olaïtan (Matteo Ahlinvi '64); Rodolfo Aloko (Sahid Ngobi 90+1'), Aiyegun Tosin (Jodin Dossou '75), Liam Omore.
Editor: Iswara N Raditya
Masuk tirto.id


































