Desa Pantai Mekar yang Ditelan Abrasi

Nelayan beraktivitas di dekat bekas permukiman penduduk yang terendam air laut, di kawasan pesisir Pantai Mekar, Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Kamis (20/6/2019). tirto.id/Andrey Gromico
Nelayan beraktivitas di dekat bekas permukiman penduduk yang terendam air laut, di kawasan pesisir Pantai Mekar, Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Kamis (20/6/2019). tirto.id/Andrey Gromico
Warga melintasi rumah yang fondsinya rusak akibat abrasi di kawasan pesisir Pantai Mekar, Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Kamis (20/6/2019). tirto.id/Andrey Gromico
Fondasi rumah yang terendam air laut, di kawasan pesisir Pantai Mekar, Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Kamis (20/6/2019). tirto.id/Andrey Gromico
Aktivitas warga di permukiman penduduk yang terdampak abrasi di kawasan pesisir Pantai Mekar, Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Kamis (20/6/2019). tirto.id/Andrey Gromico
Aktivitas warga di permukiman penduduk yang terdampak abrasi di kawasan pesisir Pantai Mekar, Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Kamis (20/6/2019). tirto.id/Andrey Gromico
Aktivitas warga di permukiman penduduk yang terdampak abrasi di kawasan pesisir Pantai Mekar, Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Kamis (20/6/2019). tirto.id/Andrey Gromico
Sebagian pemukiman warga Muara Gembong berada di pinggir pantai. Sebagian pemukiman di pinggir pantai itu telah hilang akibat terkena abrasi pantai. Satu dari tiga desa yang berada di pesisir pantai, salah satunya adalah Desa Pantai Mekar.
20 Juni 2019
Pemukiman pinggir pantai di Desa Pantai Mekar, Muara Gembong Kabupaten Bekasi semakin menyusut luas wilayahnya akibat terkena abrasi pantai. Saat air pasang semua rumah warga terutama yang tinggal di pinggir pantai akan habis terbawa ombak. Banyak rumah yang ditelantarkan, bahkan hanya menyisakan pondasi. Rumah yang masih ditinggali tampak sudah ditinggikan lantainya. Desa Pantai Mekar dihuni sekitar 600 kepala keluarga (KK). Sebanyak 200 dari 600 KK tersebut, sudah pindah ke daerah lain akibat bangunan rumah mereka yang terletak persis di pinggir pantai, hilang terkena abrasi. tirto.id/Andrey Gromico