Bioskop Rakyat di Pasar Teluk Gong

Anak-anak antre membeli tiket Indeskop yang berada di lantai 3 Pasar Jaya Teluk Gong, Penjaringan, Jakarta Utara, Senin (29/7/2019). tirto.id/Andrey Gromico
Warga memasuki studio Indiskop atau Bioskop Rakyat yang berada di lantai 3 Pasar Jaya Teluk Gong, Penjaringan, Jakarta Utara, Senin (29/7/2019). tirto.id/Andrey Gromico
Anak-anak melintasi poster fil yang ditayangkan di Indeskop yang berada di lantai 3 Pasar Jaya Teluk Gong, Penjaringan, Jakarta Utara, Senin (29/7/2019). tirto.id/Andrey Gromico
Warga menonton film di dalam studio Indeskop yang berada di lantai 3 Pasar Jaya Teluk Gong, Penjaringan, Jakarta Utara, Senin (29/7/2019). tirto.id/Andrey Gromico
Warga menonton film di dalam studio Indeskop yang berada di lantai 3 Pasar Jaya Teluk Gong, Penjaringan, Jakarta Utara, Senin (29/7/2019). tirto.id/Andrey Gromico
Suasana di dalam studio Indeskop yang berada di lantai 3 Pasar Jaya Teluk Gong, Penjaringan, Jakarta Utara, Senin (29/7/2019). tirto.id/Andrey Gromico
Bioskop bernama Indiskop atau Bioskop rakyat yang terletak di lantai 3 Pasar Teluk Gong, Penjaringan, Jakarta, menjadi magnet bagi anak-anak dan warga yang berbelanja di pasar tersebut.
29 Juli 2019
Bioskop bernama Indiskop atau Bioskop rakyat yang terletak di lantai 3 Pasar Teluk Gong, Penjaringan, Jakarta, menjadi magnet bagi anak-anak dan warga yang berbelanja di pasar tersebut. Bioskop yang dibangun oleh Persatuan Artis Film Indonesia (Parfi) tersebut dirancang untuk bisa dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat dengan harga tiket Rp. 18.000 untuk hari biasa dan rp. 25.000 untuk akhir Minggu.

Indiskop saat ini masih tahap ujicoba penayangan perdana. Anak muda hingga orang tua datang untuk menonton film dan merasakan fasilitas di studio Indiskop. Indiskop terdiri dari dua studio dengan kapasitas masing-masing 128 kursi penonton, 6 speaker, 1 proyektor layar, dan 3 pendingin ruangan. Di luar studio terdapat 12 gerai yang siap diisi dengan kuliner khas nusantara. tirto.id/Andrey Gromico

DarkLight