Ayu Mumpuni

Ayu Mumpuni biasa dipanggil Ayu. Saat ini menjadi reporter desk Polhukam di Tirto sejak Oktober 2023. Sejak lulus dari Universitas Diponegoro Semarang, Tirto menjadi kantor media keduanya. Sejak awal menjadi jurnalis, Ayu memang selalu bergelut di isu politik, hukum, dan keamanan. 

Indeks Tulisan

Sosial Budaya
Senin, 21 Sept

Peneliti BRIN Ungkap Kerawanan Kekeringan Hidrologis di Jakarta

Daerah Jakarta bagian utara disebut sudah lebih dahulu mengalami kekeringan dibandingkan daerah selatan.
News Plus
Senin, 21 Sept

Alarm Nyata di Balik Lonjakan Angka Kekerasan Terhadap Perempuan

Chatarina menjelaskan, budaya patriarkal menempatkan perempuan sekadar sebagai objek dan melanggengkan norma-norma yang membatasi hak perempuan.
News Plus
Jumat, 18 Sept

Harapan Tinggal di Ujung Pencarian Jurnalis-ABK Peliput Krakatau

Sebelum bertolak, keluarga bersama perwakilan rekan sejawat menggelar prosesi tabur bunga di Dermaga Kadetengan.
News Plus
Jumat, 18 Sept

Jakarta Dalam Bayang Pergerakan Tanah, Titik Mana yang Berisiko?

Risiko pergerakan tanah di Jakarta bukan berasal dari lereng bukit yang membentang luas, melainkan dipicu gerusan arus di tebing-tebing sungai.
News Plus
Jumat, 18 Sept

Jalur Tikus & Bisnis Gelap di Balik Penyelundupan Emas Indonesia

Ibrahim menilai, pengetatan regulasi dapat mendorong pelaku mencari pola lain ketika jalur resmi dianggap semakin mahal atau sulit.
News Plus
Jumat, 18 Sept

Mengapa Kasus Penganiayaan Jadi Tren Kriminal 6 Bulan Terakhir?

Pusiknas Bareskrim mencatat penganiayaan menjadi kriminalitas paling marak dalam enam bulan terakhir, mengalahkan tindak pidana pencurian.
News Plus
Kamis, 17 Sept

Jakarta Awas Kekeringan, Seberapa Kuat Cadangan Air di Ibu Kota?

Suplai air Jakarta saat kekeringan hidrologis seharusnya bisa dipenuhi dari cadangan air bumi melalui 13 aliran sungai yang melintasi ibu kota.
News Plus
Kamis, 17 Sept

Kades Minta Masa Jabatan Diperpanjang Lagi, Apakah Perlu?

Aktivis antikorupsi menilai, perpanjangan masa jabatan kades tak otomatis jamin meningkatnya kualitas pemerintahan desa.
News Plus
Kamis, 17 Sept

Menelaah Alasan Angka Kematian Ibu dan Bayi Tinggi di Indonesia

IDI mencatat, risiko kematian ibu terbesar dipicu hipertensi saat hamil dan pendarahan persalinan sementara anak karena berat badan rendah dan infeksi.
News Plus
Rabu, 16 Sept

Pola Berulang Kekerasan di Lingkungan TNI, Kapan akan Berakhir?

Keteladanan dari pimpinan dan perubahan kultur di TNI menjadi bagian penting dalam memutus mata rantai kekerasan.