Menuju konten utama

Isu Moriyasu Jadi Pelatih Malaysia, Apakah Usai Piala Asia 2027?

Pelatih Hajime Moriyasu, dikabarkan masuk dalam radar perburuan Federasi Sepak Bola Malaysia untuk mengisi kursi pelatih timnas senior. 

Isu Moriyasu Jadi Pelatih Malaysia, Apakah Usai Piala Asia 2027?
Hajime Moriyasu berdiri di garis samping selama pertandingan sepak bola grup E Piala Dunia antara Jerman dan Jepang, di Stadion Internasional Khalifa di Doha, Qatar, Rabu, 23 November 2022. (Foto AP / Luca Bruno)
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Hajime Moriyasu, pelatih timnas Jepang saat ini, dikabarkan masuk dalam radar perburuan Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) untuk mengisi kursi kepelatihan timnas Malaysia pada masa depan.

Nama Hajime Moriyasu muncul sebagai salah satu kandidat pelatih timnas Malaysia, karena kontraknya akan habis setelah menangani timnas Jepang dalam ajang Piala Asia 2027 mendatang.

Meskipun demikian, Presiden FAM, Datuk Ab Ghani Hassan, membantah adanya negosiasi atau hubungan apapun dengan pelatih Moriyasu dalam sebuah wawancara dengan media Astro Arena.

“Belum ada langkah dari pihak FAM. Kami akan membahas masalah ini secara mendalam. Jika ada nama-nama tertentu, itu akan dibawa ke dalam rapat. Untuk saat ini belum ada,” kata Datuk Ab Ghani.

FAM dilaporkan masih menimbang sejumlah kandidat pelatih demi membangun kembali pondasi tim nasional dalam jangka panjang. Meski demikian, posisi pelatih skuad Harimau Malaya saat ini masih dipercayakan kepada Tan Cheng Hoe.

Apakah Hajime Moriyasu Jadi Pelatih Timnas Malaysia?

Pelatih timnas Jepang, Hajime Moriyasu, belakangan ini dikaitkan menjadi kandidat pelatih timnas Malaysia. Rumor tersebut muncul setelah pernyataan Presiden FAM, Datuk Abd Ghani Hassan, yang menyebut tim nasionalnya butuh pelatih asing berpengalaman.

Ketertarikan FAM kepada Hajime Moriyasu didasari pada situasi kontrak sang pelatih yang segera berakhir setelah Piala Asia 2027. Kehadiran juru taktik kelas dunia itu dinilai sebagai figur ideal untuk mentransformasi standar performa di level internasional.

Moriyasu dianggap berjasa mengangkat performa timnas Jepang sejak ditunjuk sebagai pelatih utama pada tahun 2018.. Moriyasu sukses membawa Samurai Blue lolos ke babak 16 besar di Piala Dunia Qatar 2022 dan Piala Dunia Amerika Utara 2026.

“Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM), sedang dalam proses menunjuk pelatih baru dan mempertimbangkan pelatih asing, dengan Nama Moriyasu disebut-sebut sebagai kandidat. Ia diperkirakan akan mundur sebagai pelatih Jepang setelah Piala Asia 2027.” dikutip dari laman chosun.com.

Hingga saat ini, Hajime Moriyasu dan Federasi Sepak Bola Jepang (JFA) belum menyepakati soal perpanjangan kontrak di tim nasional. Sejumlah media di Jepang bahkan menghembuskan rumor bahwa sang juru taktik berhasrat mencari tantangan baru di luar negeri.

Di sisi lain, FAM sendiri sedang mempersiapkan proyek jangka panjang dengan membidik tiket lolos ke Piala Dunia 2030 dan Piala Asia 2031. FAM juga menimbang penunjukan pelatih asing berpengalaman untuk meningkatkan daya saing Harimau Malaya.

Terkait hal ini, Presiden FAM, Datuk Ab Ghani Hassan memberikan klarifikasi dalam sebuah wawancara dengan media Malaysia Astro Arena. Ab Ghani menyangkal adanya negosiasi atau kontak apapun dengan pelatih Moriyasu.

"Belum ada kontak dengan Hajime Moriyasu. Saat menunjuk pelatih asing, pengalaman menjadi pertimbangan penting. Namun, jika pelatih lokal mampu memenuhi kriteria tersebut. Hal ini akan dibahas secara di internal asosiasi.” ujar Datuk Ab Ghani Hassan.

Untuk saat ini, pelatih Tan Cheng Hoe masih dipercaya untuk mengisi posisi pelatih skuad Harimau Malaya. Tan Cheng Hoe sendiri mampu membawa Malaysia tampil impresif di FIFA ASEAN Cup 2026 dengan rekor 3 kemenangan dan 1 hasil imbang.

Baca juga artikel terkait TIMNAS MALAYSIA atau tulisan lainnya dari Ahmad Zidan Nahari

tirto.id - Sepakbola
Kontributor: Ahmad Zidan Nahari
Penulis: Ahmad Zidan Nahari
Editor: Fitra Firdaus