tirto.id - Konfederasi Sepakbola Asia atau Asian Football Confederation (AFC) mengagendakan turnamen AFC Nations League mulai tahun 2030. Kompetisi liga negara anggota konfederasi sepak bola Asia ini akan menjadi faktor penentu negara yang lolos ke Piala Dunia dan Piala Asia.
Menurut laporan ESPN, rencana menggelar AFC Nations League sudah disampaikan kepada asosiasi anggota AFC. Walau begitu, pelaksanaan yang rencananya dimulai tahun 2030 masih dalam tahap penggodokan, begitu pula dengan format kompetisi yang bakal digunakan.
Dalam rancangan awal, AFC Nations League bakal dibagi ke dalam beberapa divisi layaknya Nations League di Eropa (UEFA) maupun Amerika Utara, Tengah dan Karibia (CONCACAF). Liga A rencananya diisi 18 tim terbaik di Asia, sementara Liga B dan C masing-masing diikuti 11 negara.
Bila disetujui, AFC Nations League bukan sekadar menjadi kompetisi baru di Asia, tetapi juga kualifikasi menuju Piala Dunia setelah edisi 2030. Lantas bagaimana sebuah negara bisa lolos ke Piala Dunia dan Piala Asia melalui jalur AFC Nations League?
Apa Itu AFC Nations League dan Kapan Digelar?
AFC Nations League adalah kompetisi sepak bola yang sedang digagas oleh konfederasi sepak bola Asia. Ajang ini bakal mempertemukan negara-negara di Asia dalam format liga selayaknya Nations League di Eropa dan CONCACAF.
Bukan hanya memperebutkan gelar juara, AFC Nations League rencananya juga menjadi kualifikasi untuk Piala Dunia dan Piala Asia. Oleh sebab itu, turnamen ini bakal menjadi kejuaraan yang penting bagi negara-negara di Asia.
Berdasarkan keterangan di laman resmi AFC pada akhir tahun 2025, mereka sudah menjabarkan rencana pelaksanaan AFC Nations League. Kompetisi baru ini dibentuk guna meningkatkan kualitas sepak bola Asia. Selain itu, jadwalnya juga bakal disesuaikan agar menciptakan pertandingan internasional yang lebih terstruktur dan berkelanjutan.
Guna mendukung pelaksanaan di masa transisi, tepatnya sebelum Piala Dunia 2030, AFC berencana menggelar uji coba AFC Nations League pada 2028-2029 mendatang. Dilansir dari ESPN, untuk memastikan keadilan kompetisi, pembagiannya akan sesuai hasil kualifikasi gabungan tahap awal dan bukan peringkat FIFA.
Setelah pelaksanaan masa uji coba, AFC Nations League pertama akan digelar pada 2030 mendatang. Hasil kejuaraan kemudian bakal digunakan untuk menentukan tim nasional yang berhak tampil di putaran final Piala Asia yang rencananya digelar tahun 2031 atau 2032.
AFC Nations League juga berlangsung pada 2032-2033 untuk menentukan Timnas yang lolos ke Piala Dunia 2034. Sebanyak 6 tim teratas bakal lolos otomatis ke putaran final Piala Dunia 2034, kemudian 3 slot lainnya bakal diperebutkan melalui mekanisme play off.
Apakah AFC Nations League Jadi Syarat Timnas Lolos Piala Dunia?
Saat ini AFC memiliki 47 negara anggota. Mereka nantinya bakal dibagi ke dalam 3 divisi yakni Liga A berisi 18 tim, Liga B diikuti 11 tim, begitu pula dengan Liga C. Sisa 7 tim bakal bermain di divisi paling bawah alias Liga D.
Tim-tim yang berada di Liga A berpeluang besar lolos ke Piala Dunia dan Piala Asia. Walau begitu, AFC juga masih mempertimbangkan opsi lain agar negara yang berada di divisi bawah tetap memiliki kesempatan ikut Piala Dunia.
Dalam rencana awal 6 tim teratas Liga A AFC Nations League bakal lolos ke Piala Dunia. Kemudian tim peringkat 7-10 menjalani play off untuk menentukan 2 tiket otomatis dan 1 tiket play off antar-Konfederasi. Adapun tim yang berada di Liga A juga lolos otomatis ke Piala Asia, ditambah 6 tim terbaik dari Liga B.
Untuk menciptakan kompetisi yang adil, AFC kemudian berencana membuat turnamen uji coba pada 2028-29. Penentuan klasifikasi tim yang masuk ke Liga A, B atau C pun tidak berdasarkan ranking FIFA, tetapi pembobotan lain yang diharapkan memberi keadilan bagi seluruh tim.
Penggunaan AFC Nations League sebagai kualifikasi Piala Dunia dan Piala Asia pun baru diberlakukan pada edisi 2032-2033. Sementara itu, untuk Piala Dunia 2030 dan Piala Asia 2031 masih menggunakan kualifikasi dengan format lama.
Selain itu, format liga juga bakal lebih besar alih-alih menggunakan sistem grup. Setiap negara nantinya bakal bertanding sebanyak 12 kali di tiap musim, dengan rincian 6 kali bermain kandang dan 6 kali tandang.
Penulis: Yuda Prinada
Editor: Permadi Suntama
Masuk tirto.id
































