Menuju konten utama

6 Fakta Ledakan Gas di Jakarta Barat yang Rusak 10 Rumah

Ledakan gas di Duri Kepa, Jakarta Barat, diduga karena kebocoran gas. Sebanyak 12 orang menjadi korban dalam peristiwa ini.

6 Fakta Ledakan Gas di Jakarta Barat yang Rusak 10 Rumah
Kondisi sejumlah rumah pasca-ledakan tabung gas di Jalan Guji Baru, RT/RW 06/02 Duri Kepa, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Kamis (5/11/2026). ANTARA/Risky Syukur
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Pada Kamis (5/11/2026) kemarin, ledakan tabung gas terjadi Jakarta Barat (Jakbar). Ledakan dilaporkan membuat 10 rumah rusak dan sejumlah orang mengalami luka. Berikut fakta-fakta terkait ledakan yang sejauh ini telah terungkap.

Sebelumnya, ledakan yang terjadi di Jakarta Barat itu dilaporkan terjadi di RT 06/RW 02 Duri Kepa, Kebon Jeruk, Jakbar. Seturut Antara, setidaknya tiga rumah mengalami rusak berat akibat insiden ini.

Garis polisi juga dilaporkan telah terpasang di sekitar lokasi, seiring proses penyelidikan atas insiden ini dilakukan pihak kepolisian. Sementara itu, para korban luka kini mendapatkan perawatan medis di layanan kesehatan setempat.

Fakta-Fakta Terkait Ledakan Gas di Jakarta Barat

Penyelidikan polisi atas ledakan tabung gas di Jakarta Barat ini masih berlangsung, oleh karenanya fakta-fakta terkait peristiwa ini masih berkembang. Namun, berikut adalah beberapa di antaranya yang telah terungkap.

1. Kronologi Ledakan Gas Jakbar

Berdasarkan kronologinya, ledakan gas di Jakbar ini terjadi pada Kamis pagi. Insiden dilaporkan terjadi pada Kamis subuh ketika sebagian warga masih terlelap.

Lurah Duri Kepa Arie Lystha menyebut bahwa ledakan tersebut terjadi pada pukul 04.21 WIB. Hal ini senada dengan keterangan Winda (45), salah satu korban ledakan.

Dalam keterangannya untuk Antara, Winda menyebut bahwa “kejadiannya sekitar pukul 04.00” WIB. Ia masih tertidur saat ledakan terjadi.

Winda menjelaskan bahwa ia kemudian terbangun dalam keadaan kaget karena ledakan yang keras terjadi. Ledakan, katanya, sempat menimbulkan getaran seperti gempa. Gelombang kejut akibat ledakan itu disebut Winda merusak bagian-bagian rumah.

“Asbes, pintu kamar mandi, jendela kamar, itu runtuh,” katanya.

2. Sebanyak 12 Orang Terluka, Lima di Antaranya Parah

Menurut Lurah Arie Lystha, sedikitnya 12 orang mengalami luka-luka imbas insiden tersebut. Dari total 12 orang itu, tujuh di antaranya mengalami luka ringan dan lima yang lain mengalami luka berat.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta menyebut bahwa para korban kini telah dibawa ke rumah sakit untuk dirawat secara medis. Mereka dibawa ke RS Polri, RS Pelni, dan RS Ukrida.

3. Diduga karena Kebocoran Gas LPG 3 Kg

Menurut keterangan Polres Kebon Jeruk, ledakan yang terjadi di Jakbar tersebut diduga berasal dari kebocoran gas LPG yang digunakan salah satu warga. Diduga, gas pada salah satu rumah di sana mengalami kebocoran tanpa diketahui pemiliknya dan meledak ketika hendak digunakan.

Pemilik gas yang bocor itu diidentifikasi sebagai pasangan Idrus dan Sayuti. Keduanya kini menjadi salah satu korban dengan luka bakar yang parah.

4. Detik-detik Ledakan Terekam CCTV

Ledakan yang terjadi di Duri Kepa ini juga terekam oleh kamera CCTV. Video rekaman kamera tersebut beredar luas di media sosial sejak Kamis.

Dalam rekaman tersebut, kamera semula menampilkan suasana teras rumah yang normal pada Kamis dini hari. Namun, tepat pukul 04.21 WIB, terjadi ledakan keras dengan daya kejut yang membuat bangunan rusak.

Rekaman CCTV itu juga menampilkan momen kepanikan warga pasca ledakan terjadi. Tak sedikit yang berusaha mencari tahu asal ledakan dan berteriak histeris. Tangisan anak dan suara minta tolong juga sayup-sayup terdengar.

5. Polisi Sudah Lakukan Olah TKP

Usai ledakan terjadi pada Kamis, pihak kepolisian kemudian memulai penyelidikan atas insiden tersebut. Polisi dilaporkan telah melakukan olah TKP ledakan di Jalan Guji Baru, RT 06/RW 02 Duri Kepa, Kebon Jeruk, Jakbar.

Pihak Polsek Kebon Jeruk menyatakan bahwa mereka telah mengamankan sejumlah alat bukti dalam insiden ini. Namun, sejauh ini polisi belum dapat meminta keterangan terhadap sejumlah saksi kunci karena tengah dirawat di rumah sakit akibat cedera serius yang mereka derita.

6. Korban Terdampak Terima Bantuan Sepekan ke Depan

Imbas insiden ini, sejumlah warga kini kehilangan tempat tinggal mereka. Beberapa di antaranya dilaporkan terpaksa mengungsi karenanya.

Guna menanggulangi hal itu, pihak kelurahan dan BPBD DKI Jakarta menyatakan akan menyalurkan kebutuhan logistik kepada para korban. Hal ini disebut akan dilakukan, setidaknya, selama sepekan ke depan.

Selain pemberian bantuan logistik, korban yang masih berusia anak-anak juga disebut akan ditangani secara khusus oleh RPTRA dan PMI guna mencegah dampak trauma berkepanjangan.

Baca juga artikel terkait LEDAKAN GAS atau tulisan lainnya dari Rizal Amril Yahya

tirto.id - Flash News
Kontributor: Rizal Amril Yahya
Penulis: Rizal Amril Yahya
Editor: Ilham Choirul Anwar