tirto.id - Insiden ledakan yang terjadi di Pasar Cimanggis, Ciputat, Kota Tangerang Selatan, pada Rabu (14/10/2026) malam menyebabkan dua korban meninggal dunia.
Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri, Brigjen Pol Susatyo Purnomo, mengatakan 11 orang lain juga mengalami luka-luka.
“Para korban luka saat ini sudah dievakuasi dan menjalani perawatan di tiga rumah sakit, yaitu RS Sari Asih, RS Fatmawati, dan RSUD Tangerang Selatan,” ujar Susatyo kepada wartawan pada Rabu malam.
Korban ledakan itu mayoritas merupakan pekerja serta masyarakat setempat yang tengah berada di lokasi kejadian. Susatyo menjelaskan tempat yang meledak dan terbakar itu merupakan ruko dua lantai yang berfungsi sebagai gudang penyimpanan buah.
Akibat ledakan, setidaknya tiga hingga empat blok ruko lain di sekitarnya turut mengalami kerusakan.
“Hasil olah TKP awal bersama tim Jibom memastikan bahwa ini bukan bom, melainkan ledakan yang penyebab pastinya masih terus kami dalami,” tuturnya.
Berdasarkan temuan polisi, pada titik kerusakan terparah ditemukan tumpukan buah pisang mentah dengan jumlah cukup banyak serta beberapa tabung gas etilen berukuran 52 kilogram berukuran panjang. Etilen sendiri lazim digunakan dalam industri perdagangan buah untuk proses pematangan.
Hingga Rabu malam, sudah ada lima saksi yang menjalani pemeriksaan di Polres Tangerang Selatan terkait insiden tersebut.
“Perkembangan lebih lanjut terkait hasil penyelidikan dan pembaruan data korban akan kami sampaikan,” pungkasnya.
Penulis: Naufal Majid
Editor: Fadrik Aziz Firdausi
Masuk tirto.id

































