Menuju konten utama

Tips Hindari Penipuan Berkedok Rekrutmen Bagi Para Jobseekers

Waspadai penipuan berkedok rekrutmen. Pegadaian bagikan tips mengenali lowongan palsu, mulai dari cek sumber resmi hingga tak bayar biaya apa pun.

Tips Hindari Penipuan Berkedok Rekrutmen Bagi Para Jobseekers
Tips untuk para jobseeker agar tidak mudah teperdaya rekrutmen palsu, khususnya yang mengatasnamakan Pegadaian. FOTO/dok.Pegadaian
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Di era digital ini, informasi muncul dengan lebih cepat, mudah dan masif, salah satu informasi yang paling menarik perhatian masyarakat adalah mengenai rekrutmen. Namun potensi risiko terjebak penipuan berkedok rekrutmen juga semakin tinggi. Oknum yang tidak bertanggung jawab bahkan kini tidak segan menggunakan identitas figur publik hingga perusahaan-perusahaan besar untuk mengincar data pribadi atau uang korban.

Menanggapi banyaknya penipuan berkedok rekrutmen yang terjadi, Direktur Human Capital PT Pegadaian, Tribuana Tunggadewi berbagi tips untuk para jobseeker agar tidak mudah teperdaya rekrutmen palsu, khususnya yang mengatasnamakan Pegadaian.

"Modus penipuan rekrutmen saat ini kian beragam. Salah satu yang paling sering dijumpai adalah pengiriman surat panggilan wawancara di kantor Pegadaian yang mewajibkan pelamar membeli tiket transportasi atau akomodasi melalui agen travel tertentu dengan iming-iming penggantian biaya (reimbursement), hingga pendaftaran wawancara daring via aplikasi rapat daring yang meminta transfer sejumlah uang. Kami tegaskan bahwa PT Pegadaian (Persero) tidak pernah memungut biaya apapun selama proses seleksi, tidak pernah bekerja sama dengan agen travel mana pun, dan tidak pernah membebankan biaya akomodasi kepada calon pelamar," tegas Dewi.

Dewi menambahkan, para jobseekers bisa mendapatkan informasi terkait rekrutmen melalui kanal resmi Pegadaian melalui website pegadaian.co.id, LinkedIN PT Pegadaian dan akun Instagram pegadaian_id.

Agar tetap aman dalam mencari pekerjaan, berikut beberapa tips mengidentifikasi dan menghindari rekrutmen palsu:

  1. Cek sumber informasi

    Perusahaan profesional akan menggunakan website dan media sosial resmi perusahaan dalam mengumumkan informasi rekrutmen. Begitu juga informasi melalui email, perusahaan akan menggunakan domain resmi, seperti: hrd@[namaperusahaan].co.id.

  2. Abaikan jika meminta sejumlah uang

    Proses rekrutmen yang sah umumnya tidak memungut biaya apapun selama proses rekrutmen berlangsung. Selain itu, pada beberapa kasus, penipu biasanya menggunakan modus biaya reservasi tiket pesawat atau hotel melalui agen travel fiktif, bahkan menjanjikan penggantian biaya (reimbursement).

  3. Perhatikan kualitas penulisan

    Surat panggilan kerja dari perusahaan profesional disusun dengan tata bahasa rapi dan detail. Waspadailah jika pada informasi rekrutmen tersebut terdapat banyak kesalahan ketik (typo), penggunaan tanda baca seperti tanda seru atau huruf kapital berlebihan, format surat yang buram seperti hasil tempelan atau fotocopy, serta penggunaan foto perusahaan dengan seragam yang sudah tidak digunakan, serta penempatan logo perusahaan yang tidak wajar, seperti menggunakan logo lama, warna logo berbeda, atau bentuk logo yang ukurannya tidak sesuai dengan logo resmi.

  4. Riset lokasi dan kontak perusahaan

    Penipu sering kali menggunakan alamat kantor yang tidak jelas atau fiktif. Gunakan google maps untuk verifikasi alamat tersebut, dan cek nomor kontak menggunakan aplikasi pengecekan nomor telepon untuk memastikan apakah nomor tersebut resmi, atau terindikasi penipu.

  5. Jangan tergiur gaji yang tidak masuk akal

    Waspadalah jika sebuah posisi menawarkan gaji yang jauh diatas rata-rata pasar untuk pengalaman minimal, penipu kerap menggunakan angka besar untuk memancing korban agar mengabaikan logika.

  6. Perhatikan proses tahap rekrutmen yang terlalu cepat

    Calon karyawan pada perusahaan profesional akan melalui beberapa tahap seleksi, seperti administrasi, tes kemampuan teknis, psikotes, Leaderless Group Discussion (LGD), wawancara, hingga tes kesehatan, sesuai dengan kebutuhan calon karyawan bagi perusahaan.

Jika menemukan kejanggalan pada informasi dan proses rekrutmen, calon karyawan perlu waspada agar terhindar dari modus penipuan tersebut. Untuk konfirmasi jika terdapat informasi rekrutmen mencurigakan yang mengatasnamakan Pegadaian, masyarakat dapat menghubungi channel informasi dan pengaduan resmi Pegadaian, melalui Call Center 1500-569 atau WhatsApp PEVITA di nomor 0811-1-1500569.

(INFO KINI)

Penulis: Tim Media Servis