tirto.id - Komitmen PT Sulawesi Cahaya Mineral (SCM) untuk menciptakan kemandirian ekonomi masyarakat di Routa, Konawe, Sulawesi Tenggara mendapatkan apresiasi dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia. PT SCM berhasil meraih Penghargaan Utama dalam kategori Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) Bidang Kelembagaan.
Perseroan mampu mendapatkan penghargaan tersebut berkat langkah konkret dalam membina dan memperkuat Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Desa Lalomerui. Institusi yang semula kurang berkembang kini bertransformasi menjadi motor penggerak ekonomi desa secara mandiri, profesional, dan berkelanjutan.
Salah satu terobosan strategis dalam program ini adalah keterlibatan PT ADEN selaku mitra pengelola katering dan penyedia jasa logistik operasional tambang PT SCM. PT ADEN berperan aktif sebagai offtaker (pembeli siaga) yang menyerap berbagai hasil komoditas lokal langsung dari BUMDes Desa Lalomerui, antara lain:
- Hasil Pertanian & Hortikultura: Pasokan rutin sayur-mayur segar dan buah-buahan lokal untuk kebutuhan konsumsi harian ribuan pekerja tambang.
- Kebutuhan Logistik & Sembako: Pasokan bahan baku toko dan kebutuhan pokok harian yang dikelola melalui unit usaha BUMDes.
Direktur BUMDes Desa Lalomerui Darmon menyatakan kelembagaan ekonomi desa ini tumbuh menjadi entitas bisnis yang adaptif dan akuntabel berkat pendampingan dari tim Community Affairs PT SCM. Menurutnya Perseroan telah membekali pengurus BUMDes dengan kemampuan manajemen keuangan, tata kelola rantai pasok, hingga standar kualitas produk sesuai kualifikasi industri.
Adapun hal lain yang menjadi krusial ialah kemitraan antara BUMDes, PT SCM dan PT ADEN telah memberikan kepastian pasar bagi para petani dan pelaku usaha lokal di Desa Lalomerui.
"Sebelumnya, para petani di Desa Lalomerui kerap kesulitan memasarkan hasil panen mereka dengan harga yang stabil. Kehadiran PT SCM melalui departemen CA yang menghubungkan kami langsung dengan PT ADEN memberikan kepastian pasar yang nyata. Kini BUMDes kami punya pendapatan yang jelas dan ekonomi warga semakin berdaya," ujar Darmon, Direktur BUMDes Lalomerui.
Sementara itu, Senior Manager External Affairs PT SCM, Mangasa Erbang menyatakan penghargaan dari Kementerian ESDM RI ini menjadi legitimasi atas peta jalan (roadmap) investasi sosial jangka panjang perusahaan. Dengan terbangunnya ekosistem bisnis lokal yang kokoh, masyarakat lingkar tambang diharapkan memiliki ketahanan ekonomi independen yang terus tumbuh bahkan hingga masa pasca-tambang nanti.
“Penghargaan Utama PPM Bidang Kelembagaan dari Kementerian ESDM ini membuktikan bahwa kolaborasi sinergis antara regulator, industri pertambangan, pemerintah desa, pengurus BUMDes, dan mitra kontraktor mampu menghadirkan transformasi ekonomi desa yang nyata, inklusif, dan berkelanjutan. Keberhasilan program pemberdayaan kelembagaan yang diakui oleh Kementerian ESDM ini pun tidak terlepas dari sinergi internal lintas departemen di PT SCM,” jelasnya.
Oleh sebab itu, penghargaan dari Kementerian ESDM ini menjadi bukti nyata bahwa PT SCM mengimplementasikan kaidah pertambangan yang baik (good mining practice). Pasalnya, operasional pertambangan skala besar mampu berjalan berdampingan dengan peningkatan kualitas hidup masyarakat sekitar melalui prinsip creating shared value (CSV).
(INFO KINI)
Penulis: Tim Media Servis
Masuk tirto.id

































