Menuju konten utama

Penggunaan Kantong Haji dan Umrah Bank Jago Naik Pesat di 2026

Jumlah Kantong Haji dan Umrah yang dibuat oleh nasabah Bank Jago melonjak lebih dari tiga kali lipat dalam setahun terakhir.

Penggunaan Kantong Haji dan Umrah Bank Jago Naik Pesat di 2026
Head of Sharia Digital Funding Bank Jago, Nur Fajriah Rachmah (pertama dari kiri) saat sesi diskusi bersama media di Jakarta pada Kamis, (21/20/2026). (FOTO/Merlina Aryanti)
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - PT Bank Jago Tbk. (ARTO) mencatat peningkatan signifikan penggunaan layanan keuangan digital untuk persiapan ibadah haji dan umrah. Hingga September 2026, jumlah Kantong yang dibuat nasabah untuk kedua kebutuhan tersebut mencapai 89.300, meningkat lebih dari tiga kali lipat dibandingkan setahun sebelumnya.

Sebanyak 53.100 Kantong digunakan oleh nasabah Bank Jago untuk mempersiapkan dana umrah. Adapun 36.200 Kantong lainnya diperuntukkan bagi tabungan biaya haji.

Pertumbuhan tersebut sejalan dengan meningkatnya minat masyarakat Indonesia untuk melaksanakan perjalanan ibadah ke Tanah Suci. Berdasarkan data Kementerian Haji dan Umrah yang dikutip Bank Jago, jumlah jemaah umrah asal Indonesia mencapai sekitar 1,6 juta orang sepanjang 2025.

Head of Sharia Digital Funding Bank Jago, Nur Fajriah Rachmah, mengatakan peningkatan pengguna fitur Kantong haji dan umrah itu mencerminkan perubahan perilaku masyarakat dalam mempersiapkan kebutuhan keuangan untuk beribadah.

Menurutnya, makin banyak nasabah dari usia produktif yang memasukkan biaya perjalanan umrah dalam perencanaan finansialnya.

“Kami hadir sebagai solusi keuangan digital yang fokus pada kebutuhan hidup masyarakat. Lewat Aplikasi Jago dan Jago Syariah, nasabah bisa disiplin merencanakan keuangan untuk umrah sekaligus bertransaksi dengan nyaman selama berada di Tanah Suci,” ujarnya dalam forum diskusi bersama awak media di Jakarta pada Kamis (22/10/2026).

Saat ini, komposisi nasabah Jago Syariah juga didominasi generasi muda. Dari total sekitar 2,2 juta nasabah Jago Syariah, sebanyak 90% berasal dari kelompok milenial dan generasi Z. Secara khusus, generasi Z berusia 18–29 tahun menjadi kelompok terbesar, yakni 55%.

Dominasi nasabah muda tersebut menunjukkan besarnya peran generasi produktif dalam penggunaan layanan perbankan syariah digital, termasuk untuk mempersiapkan kebutuhan perjalanan ibadah.

Dari Perencanaan Keuangan hingga Transaksi

Nur Fajriah menambahkan, perencanaan keuangan menjadi salah satu aspek penting dalam mempersiapkan perjalanan umrah. Selain biaya perjalanan dan akomodasi, calon jemaah perlu memperhitungkan uang saku serta dana cadangan untuk kebutuhan tidak terduga.

Melalui fitur Kantong di Aplikasi Jago dan Jago Syariah, nasabah dapat memisahkan dana berdasarkan tujuan keuangan masing-masing. Nasabah juga bisa memanfaatkan fitur Auto Budgeting untuk mengatur alokasi dana secara lebih terencana sehingga kebutuhan untuk menabung biaya haji atau umrah tidak bercampur dengan pengeluaran rutin.

Tak hanya di tahap persiapan, peningkatan penggunaan layanan Jago Syariah juga terlihat dari aktivitas transaksi nasabah selama berada di Arab Saudi.

Bank Jago mencatat frekuensi transaksi dengan Kartu Debit Visa Jago Syariah di Arab Saudi meningkat dari 36.000 transaksi pada September 2025 menjadi 62.300 transaksi di bulan yang sama tahun ini. Artinya, ada kenaikan jumlah transaksi mencapai 73%.

Peningkatan aktivitas tersebut mencakup transaksi daring maupun langsung di berbagai merchant selama perjalanan ibadah.

Nasabah Bank Jago melakukan transaksi daring saat melakukan pembayaran untuk tiket pesawat, pemesanan hotel, layanan pesan-antar makanan, hingga tiket Kereta Cepat Haramain.

Sementara itu, transaksi langsung dilakukan di berbagai tempat usaha yang menerima pembayaran Visa, seperti restoran, kedai kopi, pusat perbelanjaan, supermarket, dan toko oleh-oleh.

Nur Fajriah menjelaskan, Kartu Debit Visa Jago Syariah dapat dihubungkan dengan Kantong pilihan nasabah. Fitur tersebut memungkinkan pengguna menentukan sumber dana sesuai kebutuhan transaksi.

Selain menyediakan layanan keuangan, Jago Syariah juga menghadirkan Umroh Pocket Guide, yakni panduan praktis berisi informasi untuk membantu jemaah saat menjalankan perjalanan umrah. Panduan ini ditujukan terutama bagi nasabah yang melaksanakan umrah secara mandiri dan membutuhkan informasi ringkas mengenai persiapan perjalanan.

Aktivitas Transaksi Nasabah Jago Syariah Meningkat

Dari segi kinerja layanan, Jago Syariah membukukan pertumbuhan aktivitas transaksi yang signifikan sepanjang sembilan bulan pertama 2026.

Hingga September 2026, volume transaksi Jago Syariah meningkat 55% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Sementara itu, nominal transaksi tumbuh 50% secara tahunan atau year-on-year (yoy).

Pertumbuhan itu menunjukkan meningkatnya aktivitas penggunaan layanan perbankan syariah digital di tengah kebutuhan transaksi masyarakat yang semakin beragam.

Melalui pengembangan fitur perencanaan keuangan dan layanan pembayaran, Bank Jago berupaya memperluas penggunaan ekosistem perbankan digital syariah, termasuk untuk mendukung kebutuhan nasabah sebelum dan selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.

Baca juga artikel terkait BANK JAGO atau tulisan lainnya dari Merlina Aryanti

tirto.id - Aktual dan Tren
Reporter: Merlina Aryanti
Penulis: Merlina Aryanti
Editor: Addi M Idhom