Menuju konten utama

MMA: Data Perilaku Konsumen Penting untuk Pertumbuhan Bisnis

Pasar iklan digital Indonesia diproyeksikan mencapai US$16,8 miliar pada 2030. MMA menilai data perilaku konsumen menjadi kunci pertumbuhan bisnis.

MMA: Data Perilaku Konsumen Penting untuk Pertumbuhan Bisnis
Country Head dan Board Director MMA Indonesia, Shanti Tolani. (Foto/Merlina Aryanti)
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Industri periklanan Indonesia diperkirakan semakin bergantung pada kanal digital dalam lima tahun mendatang. Pendapatan iklan digital nasional diproyeksikan mencapai US$16,8 miliar pada 2030, meningkat dari US$10,7 miliar pada 2025.

Perubahan ini menuntut perusahaan untuk mulai mengandalkan data dan analisis perilaku konsumen dalam menentukan strategi pemasaran.

Berdasarkan laporan PwC Global Entertainment & Media Outlook 2026–2030, pasar iklan Indonesia secara keseluruhan diperkirakan mencapai US$18,9 miliar pada 2030, dengan pertumbuhan tahunan majemuk atau compound annual growth rate (CAGR) lebih dari 8%.

Sementara itu, iklan digital diproyeksikan tumbuh dengan CAGR 9,4%. Dengan demikian, hampir 90% pasar iklan Indonesia diperkirakan akan berasal dari kanal digital pada akhir dekade ini.

Chief Executive Officer Marketing + Media Alliance (MMA) Global, Greg Stuart, menilai perubahan industri tersebut turut mengubah cara perusahaan mengambil keputusan pemasaran.

Menurutnya, pendekatan yang hanya mengandalkan intuisi mulai bergeser menuju pemanfaatan kecerdasan data, ilmu perilaku (behavioral science), dan analitik prediktif.

Pandangan tersebut menjadi salah satu pembahasan utama dalam MMA IMPACT Indonesia 2026 yang diselenggarakan Marketing + Media Alliance (MMA) Indonesia di The Ritz-Carlton Mega Kuningan, Jakarta, Kamis (5/11/2026). Forum yang mengusung tema "Advancing Marketers' Ability to Create Value" ini mempertemukan para pemimpin bisnis dan pemasaran untuk membahas strategi menciptakan nilai bisnis melalui pemasaran.

Greg Stuart mengatakan, pemimpin pemasaran perlu memahami perilaku pelanggan secara nyata sebelum menentukan strategi yang dapat mendorong pertumbuhan perusahaan.

"Kepemimpinan pemasaran yang kuat dimulai dari memahami bagaimana pelanggan benar-benar berperilaku, lalu menggunakan bukti tersebut untuk mengantisipasi apa yang akan mendorong pertumbuhan berikutnya," ujarnya.

Dia menambahkan, pemanfaatan data perilaku konsumen dapat membantu perusahaan menghasilkan nilai bisnis yang terukur, dapat diulang, serta diperbesar skalanya. Menurutnya, perkembangan tersebut juga menjadikan pengalaman industri pemasaran Indonesia sebagai perspektif penting bagi pasar global.

Sementara itu, Chairperson MMA Indonesia, Sutanto Hartono, menilai pemasaran perlu ditempatkan sebagai salah satu pendorong utama nilai perusahaan. Dia menyebut inovasi media, platform digital, dan perdagangan perlu berjalan beriringan dengan kreativitas serta kepercayaan konsumen.

"Inovasi di media, platform digital, dan perdagangan menunjukkan bahwa nilai yang bertahan lama lahir dari perpaduan teknologi, kreativitas, dan kepercayaan konsumen dalam setiap keputusan bisnis," kata Sutanto.

Forum tersebut juga menghadirkan Wakil Menteri Ekonomi Kreatif sekaligus Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif, Irene Umar, sebagai tamu kehormatan.

Melalui keynote bertajuk The Power of Human Storytelling in a World Hungry for Meaning, Irene akan membahas pentingnya cerita yang berakar pada pengalaman manusia dalam membangun makna merek dan loyalitas konsumen, terutama di tengah maraknya konten algoritmik dan berbasis kecerdasan buatan (AI).

Country Head dan Board Director MMA Indonesia, Shanti Tolani, menambahkan bahwa para pemimpin pemasaran Indonesia memiliki potensi untuk menerjemahkan inovasi menjadi hubungan yang lebih kuat dengan konsumen dan pertumbuhan bisnis berkelanjutan.

Melalui 14 sesi pembahasan, MMA IMPACT Indonesia 2026 diharapkan dapat memberikan wawasan dan kerangka kerja yang dapat diterapkan perusahaan untuk meningkatkan kontribusi pemasaran terhadap nilai bisnis.

(INFO KINI)

Penulis: Tim Media Servis