Menuju konten utama

Mitratel Perluas Bisnis dari Menara ke Infrastruktur Digital

Mitratel memperluas portofolio dari bisnis menara ke infrastruktur wholesale. Salah satunya melalui pengembangan menara berbahan GFRP.

Mitratel Perluas Bisnis dari Menara ke Infrastruktur Digital
Menara telekomunikasi atau tower milik Mitratel. FOTO/Mitratel.
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (Mitratel) mulai memperluas perannya dari perusahaan penyedia menara telekomunikasi menjadi penyedia infrastruktur digital yang melayani kebutuhan pelanggan wholesale. Transformasi tersebut salah satunya ditunjukkan melalui pengembangan GFRP Tower Initiative, solusi menara berbahan Glass Fibre Reinforced Polymer (GFRP).

GFRP merupakan material komposit yang digunakan sebagai alternatif terhadap menara berbahan baja konvensional. Mitratel menyebut solusi tersebut telah melalui proses spesifikasi, sertifikasi, hingga komersialisasi untuk mendukung kebutuhan infrastruktur telekomunikasi.

Pengembangan GFRP juga menjadi bagian dari upaya Mitratel menghadirkan solusi infrastruktur yang lebih efisien dan berkelanjutan bagi pelanggan wholesale. Material tersebut memiliki bobot lebih ringan dengan kekuatan struktur yang kokoh sehingga dapat mendukung pembangunan menara di berbagai kondisi geografis.

Karakteristik tersebut memungkinkan proses instalasi dilakukan lebih fleksibel dan efisien. Penggunaan material komposit juga disebut dapat mengurangi emisi karbon dan konsumsi bahan bakar untuk kebutuhan logistik dibandingkan penggunaan material konvensional.

Inisiatif ini menjadi salah satu bagian dari agenda keberlanjutan Mitratel, termasuk target Net Zero Emission 2060. Implementasi awal teknologi GFRP telah dilakukan di sejumlah wilayah operasional untuk menguji penerapannya sebelum diperluas secara nasional.

Untuk mendukung ekspansi tersebut, Mitratel menyusun GFRP Roadmap 2025–2030 dengan target pengembangan hingga 198 site. Roadmap itu juga mencakup pengembangan solusi infrastruktur pendukung jaringan 4G dan 5G.

Perluasan portofolio tersebut menunjukkan perubahan posisi Mitratel yang tidak lagi hanya mengandalkan bisnis menara, tetapi mulai membangun kapabilitas sebagai penyedia infrastruktur telekomunikasi untuk kebutuhan yang lebih luas.

Perkembangan tersebut turut mendapat pengakuan melalui Asian Telecom Awards 2026. Mitratel meraih dua penghargaan, yakni Infrastructure Initiative of the Year – Indonesia dan Wholesale Company Initiative of the Year – Indonesia atas pengembangan GFRP Tower Initiative.

Penghargaan tersebut diberikan atas pengembangan dan implementasi solusi menara GFRP yang dinilai mendukung efisiensi, keberlanjutan, dan penciptaan nilai bagi pelanggan wholesale.

(INFO KINI)

Penulis: Tim Media Servis